Pemkab Barito Kuala Gelar Upacara HUT ke-73 Proklamasi 17 Mei 1949
Kamis, 19 Mei 2022 - 16:55 WIB
loading...
A
A
A
Jauh sebelum peristiwa itu, menurut gubernur, sebenarnya semangat rakyat Kalimantan melawan penjajahan Belanda terus tumbuh di kota-kota maupun di desa-desa. Perlawanan bisa dilihat dari setiap lapisan masyarakat mulai pegawai pemerintah, buruh, perawat, sampai pembantu rumah tangga melakukan gerakan tidak masuk kerja. Bahkan, sebagian dari mereka memilih bergabung dengan para pejuang dengan mengangkat senjata.
Untuk mengakomodir para gerilyawan, Hasan Basry berinisiatif mengadakan rapat dan mengambil keputusan akan perlunya didirikan pemerintahan militer namun rapat tersebut diserang militer Belanda. Kemudian pada rapat berikutnya yang digelar 17 Mei 1949 akhirnya diputuskan berdirinya Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan dan resmi menjadi bagian dari Angkatan Perang Republik Indonesia.
“Mari jadikan sejarah Proklamasi 17 Mei 1949 di Kalimantan Selatan ini menjadi satu catatan yang sangat bermakna sebagai cermin bagi kita bahwa gerilya rakyat Kalimantan Selatan di bawah komando Brigjen Hasan Basry meninggalkan jejak sejarah yang sangat berharga untuk direnungi dan diteladani,” ujarnya.
Pada momentum peringatan HUT ke-73 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan ini pula Gubernur Kalsel mengajak tidak sekadar untuk mengenang sejarah perjuangan dan kepahlawanan namun diharapkan menjadi ruang introspeksi bahwa bukan apa yang telah diberikan bangsa dan negara namun sejauh mana dapat melanjutkan perjuangan yang dirintis para pendahulu. CM
Untuk mengakomodir para gerilyawan, Hasan Basry berinisiatif mengadakan rapat dan mengambil keputusan akan perlunya didirikan pemerintahan militer namun rapat tersebut diserang militer Belanda. Kemudian pada rapat berikutnya yang digelar 17 Mei 1949 akhirnya diputuskan berdirinya Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan dan resmi menjadi bagian dari Angkatan Perang Republik Indonesia.
“Mari jadikan sejarah Proklamasi 17 Mei 1949 di Kalimantan Selatan ini menjadi satu catatan yang sangat bermakna sebagai cermin bagi kita bahwa gerilya rakyat Kalimantan Selatan di bawah komando Brigjen Hasan Basry meninggalkan jejak sejarah yang sangat berharga untuk direnungi dan diteladani,” ujarnya.
Pada momentum peringatan HUT ke-73 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan ini pula Gubernur Kalsel mengajak tidak sekadar untuk mengenang sejarah perjuangan dan kepahlawanan namun diharapkan menjadi ruang introspeksi bahwa bukan apa yang telah diberikan bangsa dan negara namun sejauh mana dapat melanjutkan perjuangan yang dirintis para pendahulu. CM
(ars)
Lihat Juga :