Anak Durhaka! Stenly Iris Telinga Ibunya, Lalu Serang Polisi Pakai Pisau dan Senapan Angin

Jum'at, 13 Mei 2022 - 16:00 WIB
loading...
Anak Durhaka! Stenly Iris Telinga Ibunya, Lalu Serang Polisi Pakai Pisau dan Senapan Angin
Seorang pria tega mengiris telinga ibu kandungnya sendiri dengan senjata tajam di rumahnya, di Kelurahan Pinasungkulan, Kota Bitung, Sulewesi Utara. Foto/iNews TV/Francine Darungo
A A A
BITUNG - Stenly (47) terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan, setelah menyerang dan melukai dua polisi serta satu warga di Kelurahan Pinasungkulan, Kota Bitung, Sulewesi Utara. Sebelumnya, Stenly menganiaya ibu kandungnya yang sudah lanjut usia, dengan mengiris telinganya.

Baca juga: Sabet Korban Pakai Badik, Nyali Pemuda Manado Ini Langsung Ciut saat Diringkus Polisi

Upaya penangkapan terhadap Stenly usai menganiaya ibu kandungnya, terkendala oleh aksi brutal Stenly yang dengan agresif menyerang petugas kepolisian dan warga. Stenly mempersenjatai diri dengan senjata tajam, dan senapan angin.



Bahkan, serangan brutal Stenly juga melukai dua anggota polisi serta seorang warga yang hendak menangkapnya. Tim gabungan dari Polsek Ranowulu, serta Samapta dan Satreskrim Polres Bitung, akhirnya mengambil tindakan tegas terukur, dengan melumpuhkan Stenly.

Baca juga: Mbak Polwan Dobrak Kamar Kos, Temukan Kondom Bekas dan Sepasang Remaja Mesum Tanpa Baju

Kapolsek Ranowulu, Iptu Andri Salmon mengatakan, pelaku dengan sadis menganiaya ibunya, Rietje Mogonta (82), dengan mengiris telinga kanan korban, serta membiarkannya di rumah. "Warga yang mengetahuinya, langsung melaporkan kepada kami, sehingga langsung diambil tindakan tegas terukur agar tidak membahayakan warga. Untuk motifnya masih kami selidiki," tuturnya.

Baca juga: Kepiluan Ranting Delima, Calon Suami Minggat Jelang Akad Nikah dan Harus Menanggung Utang Resepsi Rp45 Juta

Ibu kandung pelaku, bersama dua polisi dan seorang warga yang terluka akibat penganiayaan brutal Stenly tersebut, langsung dilarikan ke rumah sakit. Rietje Mogonta terpaksa dirujuk ke RSUP Prof. Kandou Manado, sementara tiga korban lainnya dirawat di RSUD Manembo-nembo Bitung.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1938 seconds (11.210#12.26)