Nenek 60 Tahun Hilang Terseret Air Bah di Sungai Lemar Uyen KSB
Minggu, 24 April 2022 - 20:18 WIB
loading...
Tim SAR gabungan saat melakukan penyisiran di Sungai Lemar Uyen, Kabupaten Sumbawa Barat demi mencari nenek 60 yang hilang terseret air bah. Foto: MPI/Edy Gustan
A
A
A
SUMBAWA BARAT - Sabaria, nenek berusia 60 tahun hanyut dan hilang terbawa banjir , Sabtu (23/4/2022) pukul 17.00 Wita. Hingga kini, nenek malang itu masih hilang dan belum ditemukan.
Informasi yang dihimpun, warga Dusun Moteng A, Desa Moteng, Kecamatan Brang Rea itu hanyut terbawa air bah di Sungai Lemar Uyen, Desa Moteng saat sedang memperbaiki pipa air.
Baca juga: Tragis! Pasutri Bersama 5 Anaknya Disapu Banjir Bandang saat Pulang dari Sawah
Hujan deras yang mengguyur Sumbawa Barat, mengakibatkan debit air sungai tiba-tiba meningkat. Korban yang tidak sadar akan bahaya yang mengintainya nekat keluar rumah untuk memperbaiki pipa air.
Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit mengatakan, peristiwa itu mengejutkan warga sekitar. Warga lantas mencoba mencari tubuh korban hingga akhirnya melaporkan peristiwa itu kepada aparat setempat.
“Kami langsung berkoordinasi dan membentuk tim gabungan terdiri atas Pos SAR Sumbawa, TNI, Polri, BPBD KSB, dan Pemadam Kebakaran langsung bergerak mencari korban,” kata Nanang melalui keterangan persnya pada Minggu (24/4/2022).
Informasi yang dihimpun, warga Dusun Moteng A, Desa Moteng, Kecamatan Brang Rea itu hanyut terbawa air bah di Sungai Lemar Uyen, Desa Moteng saat sedang memperbaiki pipa air.
Baca juga: Tragis! Pasutri Bersama 5 Anaknya Disapu Banjir Bandang saat Pulang dari Sawah
Hujan deras yang mengguyur Sumbawa Barat, mengakibatkan debit air sungai tiba-tiba meningkat. Korban yang tidak sadar akan bahaya yang mengintainya nekat keluar rumah untuk memperbaiki pipa air.
Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit mengatakan, peristiwa itu mengejutkan warga sekitar. Warga lantas mencoba mencari tubuh korban hingga akhirnya melaporkan peristiwa itu kepada aparat setempat.
“Kami langsung berkoordinasi dan membentuk tim gabungan terdiri atas Pos SAR Sumbawa, TNI, Polri, BPBD KSB, dan Pemadam Kebakaran langsung bergerak mencari korban,” kata Nanang melalui keterangan persnya pada Minggu (24/4/2022).
Lihat Juga :