Tragis! Pasutri Bersama 5 Anaknya Disapu Banjir Bandang saat Pulang dari Sawah
Rabu, 20 April 2022 - 09:33 WIB
loading...
Keluarga petani di Desa Bangun Purba, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Parwis Nasution, dan Sri Muliyani menjadi korban banjir bersama kelima anaknya. Foto/iNews TV/Ahmad Husein Lubis
A
A
A
MANDAILING NATAL - Peristiwa memilukan menimpa pasangan suami istri, Parwis Nasution, dan Sri Muliyani. Pasutri warga Desa Bangun Purba, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, disapu banjir bandang saat hendak pulang dari sawah bersama kelima anaknya.
Baca juga: 22 Rumah di KBB Terdampak Longsor dan Banjir Bandang, Warga Diungsikan ke Balai RW
Akibat disapu banjir bandang tersebut, anak bungsu pasutri yang masih berusia dua tahun tersebut hanyut setelah terlepas dari gendongan ibunya. Balita bernama Aqila Akla (2) itupun, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Aek Tapus.
Ibu dan kelima anaknya ini disapu banjir bandang Sungai Aek Tapus. Mereka kaget air Sungai Aek Tapus tiba-tiba meluap, saat mereka hendak menyeberang sungai. Diduga, banjir bandang terjadi akibat hujan lebat pada Selasa (19/4/2022) sore.
Baca juga: 22 Rumah di KBB Terdampak Longsor dan Banjir Bandang, Warga Diungsikan ke Balai RW
Akibat disapu banjir bandang tersebut, anak bungsu pasutri yang masih berusia dua tahun tersebut hanyut setelah terlepas dari gendongan ibunya. Balita bernama Aqila Akla (2) itupun, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Aek Tapus.
Ibu dan kelima anaknya ini disapu banjir bandang Sungai Aek Tapus. Mereka kaget air Sungai Aek Tapus tiba-tiba meluap, saat mereka hendak menyeberang sungai. Diduga, banjir bandang terjadi akibat hujan lebat pada Selasa (19/4/2022) sore.
Lihat Juga :