Nasib Pasar Sawahan Mojokerto, Tunggu Hasil Swab COVID-19
Jum'at, 19 Juni 2020 - 17:10 WIB
loading...
A
A
A
Disisi lain, Pemkab Mojokerto juga terus berupaya untuk menyiapkan tatanan masyarakat baru atau new normal, sesuai intruksi dari Pemerintah Pusat. Salah satunya dengan cara melakukan rapid test di beberapa titik lain.
Dalam kurun waktu empat hari terakhir, ada sebanyak 1.792 warga yang menjalani rapid test. Lokasinya, lanjut Ardi, berada di lima pasar tradisional dan dua desa di Kabupaten Mojokerto. Dari 1.792 orang yang dilakukan tes cepat itu, sebanyak 112 diantaranya dinyatakan reaktif.
"Dua desa itu yakni Desa Wunut, Kecamatan Mojoanyar dan Desa Sumolawang, Kecamatan Puri. Dua desa tersebut kita rapid karena tingkat terkonfirmasi tinggi, sedang pasar sebagai pusat keramaian dan potensi bertemunya orang," tandas Ardi.
Diberitakan sebelumnya, Pemkab Mojokerto dilanda dilema. Menyusul banyaknya pengunjung maupun pedagang Pasar Sawahan, di Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto yang dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test on the spot yang digelar pada Selasa (16/6) lalu.
Berdasarkan hasil tes cepat terhadap 373 orang baik pengunjung maupun pedagang Pasar Sawahan, sebanyak 78 orang dinyatakan reaktif. Hal itu berpotensi menjadikan Pasar Sawahan sebagai klaster baru penyebaran COVID-19. Pemkab Mojokerto pun kini tengah mengevaluasi aktivitas perniagaan di pasar tradisional itu.
Dalam kurun waktu empat hari terakhir, ada sebanyak 1.792 warga yang menjalani rapid test. Lokasinya, lanjut Ardi, berada di lima pasar tradisional dan dua desa di Kabupaten Mojokerto. Dari 1.792 orang yang dilakukan tes cepat itu, sebanyak 112 diantaranya dinyatakan reaktif.
"Dua desa itu yakni Desa Wunut, Kecamatan Mojoanyar dan Desa Sumolawang, Kecamatan Puri. Dua desa tersebut kita rapid karena tingkat terkonfirmasi tinggi, sedang pasar sebagai pusat keramaian dan potensi bertemunya orang," tandas Ardi.
Diberitakan sebelumnya, Pemkab Mojokerto dilanda dilema. Menyusul banyaknya pengunjung maupun pedagang Pasar Sawahan, di Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto yang dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test on the spot yang digelar pada Selasa (16/6) lalu.
Berdasarkan hasil tes cepat terhadap 373 orang baik pengunjung maupun pedagang Pasar Sawahan, sebanyak 78 orang dinyatakan reaktif. Hal itu berpotensi menjadikan Pasar Sawahan sebagai klaster baru penyebaran COVID-19. Pemkab Mojokerto pun kini tengah mengevaluasi aktivitas perniagaan di pasar tradisional itu.
(nun)
Lihat Juga :