Budidaya Pisang Cavendish, Asa di Tengah Pandemi COVID-19
Jum'at, 19 Juni 2020 - 14:50 WIB
loading...
A
A
A
Bangunan itu ada di samping kebun. Luasnya sekitar 15 x 15 meter persegi. Pada sudut bangunan, ada lima orang yang mengerubuti tiga tandan pisang. Ternyata mereka bertugas menyisir pisang. Pria lainnya menghadap dua tandon air berkapasitas 1000 liter. Tandon air itu untuk membersihkan getah pisang.
"Permintaan pisang selama Corona ini cenderung meningkat. Seminggu sekali bisa 400 sampai 500 boks karton dikirim ke Surabaya. Satu boks nya berisi 13 kg pisang," kata Ian.
Menurut Ian, kebun pisang H Susanto membuka pintu lebar bagi yang ingin belajar tentang perawatan pisang. Banyak petani, atau komunitas lain yang sudah datang ke kebun untuk belajar atau sekadar cuci mata. "Monggo kalau yang ingin belajar. Pak Haji juga terbuka," imbuhnya.
![Budidaya Pisang Cavendish, Asa di Tengah Pandemi COVID-19]()
Pasar Pisang Masih Terbuka Lebar
Produksi pisang di Indonesia, menurut Pusat Kajian Hortikultura Tropika LPPM IPB, tahun 2007 mencapai sekitar 5.2 juta ton per tahun yang merupakan campuran berbagai jenis pisang.
Dari produksi pisang yang dihasilkan di Indonesia, 90% untuk konsumsi dalam negeri, sedangkan sisanya adalah untuk ekspor. Konsumsi pisang pada tahun 2005 mencapai 7.85 kg/kapita/tahun atau sekitar 30% dari total konsumsi buah/kapita/tahun (Deptan, 2007).
Volume ekspor pisang Indonesia untuk pasar manca negara mulai tahun 1995 sampai dengan 2000 mengalami peningkatan. Peningkatan nilai ekspor ini selain disebabkan oleh meningkatnya volume pisang yang di minta juga oleh bertambahnya negara pengimpor pisang dari Indonesia. Akan tetapi terjadi penurunan nilai ekspor sejak tahun 2001-2002 dan kembali meningkat pada tahun 2003-2006.
(Baca juga: Zoom Tawarkan Fitur Enkripsi untuk Pengguna Gratis )
Pasang surut nilai ekspor pisang Indonesia terutama disebabkan oleh hancurnya perkebunan pisang di Halmahera, dan Lampung akibatnya produksi pisang nasional Indonesia menjadi turun dratis.
Untuk petani yang mengincar pasar ekspor, pusat kajian IPB menilai petani harus bermitra dengan beberapa perusahaan seperti PT Nusantara Tropical Fruits (NTF) dengan Del Monte, Ekspor pisang Indonesia ke berbagai negara berasal dari produksi perkebunan besar seperti PT. NTF dan PT.Global Agronusa Indonesia (GAI).
"Permintaan pisang selama Corona ini cenderung meningkat. Seminggu sekali bisa 400 sampai 500 boks karton dikirim ke Surabaya. Satu boks nya berisi 13 kg pisang," kata Ian.
Menurut Ian, kebun pisang H Susanto membuka pintu lebar bagi yang ingin belajar tentang perawatan pisang. Banyak petani, atau komunitas lain yang sudah datang ke kebun untuk belajar atau sekadar cuci mata. "Monggo kalau yang ingin belajar. Pak Haji juga terbuka," imbuhnya.

Pasar Pisang Masih Terbuka Lebar
Produksi pisang di Indonesia, menurut Pusat Kajian Hortikultura Tropika LPPM IPB, tahun 2007 mencapai sekitar 5.2 juta ton per tahun yang merupakan campuran berbagai jenis pisang.
Dari produksi pisang yang dihasilkan di Indonesia, 90% untuk konsumsi dalam negeri, sedangkan sisanya adalah untuk ekspor. Konsumsi pisang pada tahun 2005 mencapai 7.85 kg/kapita/tahun atau sekitar 30% dari total konsumsi buah/kapita/tahun (Deptan, 2007).
Volume ekspor pisang Indonesia untuk pasar manca negara mulai tahun 1995 sampai dengan 2000 mengalami peningkatan. Peningkatan nilai ekspor ini selain disebabkan oleh meningkatnya volume pisang yang di minta juga oleh bertambahnya negara pengimpor pisang dari Indonesia. Akan tetapi terjadi penurunan nilai ekspor sejak tahun 2001-2002 dan kembali meningkat pada tahun 2003-2006.
(Baca juga: Zoom Tawarkan Fitur Enkripsi untuk Pengguna Gratis )
Pasang surut nilai ekspor pisang Indonesia terutama disebabkan oleh hancurnya perkebunan pisang di Halmahera, dan Lampung akibatnya produksi pisang nasional Indonesia menjadi turun dratis.
Untuk petani yang mengincar pasar ekspor, pusat kajian IPB menilai petani harus bermitra dengan beberapa perusahaan seperti PT Nusantara Tropical Fruits (NTF) dengan Del Monte, Ekspor pisang Indonesia ke berbagai negara berasal dari produksi perkebunan besar seperti PT. NTF dan PT.Global Agronusa Indonesia (GAI).
Lihat Juga :