Dua Pemuda Mabuk Ini Aniaya Warga Magelang dengan Stik Besi
Kamis, 18 Juni 2020 - 18:52 WIB
loading...
Petugas sedang meminta keterangan dua tersangka penganiyaan di Mapolsek Mlati, Kamis (18/6). Foto/Ist
A
A
A
SLEMAN - Dua pemuda berinisial TY (33) dan BY (28) harus berurusan dengan pihak berwajib, setelah melakukan penganiayaan terhadap AI (28) warga Krajan, Bandongan, Magelang. Penganiayaan terjadi di Jalan Magelang Km 4,5, Rongoyudan, Sinduadi, Mlati, Sleman, Rabu (17/6/2020) dinihari.
Dua pelaku saat melakukan penganiayaan dalam pengaruh alkohol . Warga Tempel, Sleman dan Sedayu, Bantul itu pun harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Mlati, Sleman, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kapolsek Mlati, Sleman, Kompol Hariyanto mengatakan, penganiayaan itu berawal saat ketiganya bersama lima orang temannya sedang karaokean di Jalan Magelang Km 4.5, Rogoyudan, Sinduadi, Mlati. Saat karaokean
itu, terjadi kesalahpahaman antara dua pelaku dan korban sehingga terjadi keributan. (Baca juga: Sepi Job, Musisi dan Penyanyi Rembang Ngamen Bareng )
Teman-teman lainnya mencoba melerai, sehingga keributan itu pun bisa diredam. Setelah itu merekapun pulang. Namun saat ada di parkiran keributan kembali terjadi. Sebab TY mendorong korban AI hingga
terjatuh.
Saat AI terjatuh, BY mengeluarkan stik besi. Mengetahui itu, teman-temannya Al berusaha melerainya, namun tidak berhasil. Bahkan, stek besi yang dipegang BY mengenai paha dan betis teman yang melerainya. Setelah itu,
mengayunkan stek ke arah kepala AI, beruntung bisa ditangkis dengan tangan.(Baca juga: Tragis! 3 Remaja Diarak Kampung Usai Tertangkap Curi Ayam )
Dua pelaku saat melakukan penganiayaan dalam pengaruh alkohol . Warga Tempel, Sleman dan Sedayu, Bantul itu pun harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Mlati, Sleman, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kapolsek Mlati, Sleman, Kompol Hariyanto mengatakan, penganiayaan itu berawal saat ketiganya bersama lima orang temannya sedang karaokean di Jalan Magelang Km 4.5, Rogoyudan, Sinduadi, Mlati. Saat karaokean
itu, terjadi kesalahpahaman antara dua pelaku dan korban sehingga terjadi keributan. (Baca juga: Sepi Job, Musisi dan Penyanyi Rembang Ngamen Bareng )
Teman-teman lainnya mencoba melerai, sehingga keributan itu pun bisa diredam. Setelah itu merekapun pulang. Namun saat ada di parkiran keributan kembali terjadi. Sebab TY mendorong korban AI hingga
terjatuh.
Saat AI terjatuh, BY mengeluarkan stik besi. Mengetahui itu, teman-temannya Al berusaha melerainya, namun tidak berhasil. Bahkan, stek besi yang dipegang BY mengenai paha dan betis teman yang melerainya. Setelah itu,
mengayunkan stek ke arah kepala AI, beruntung bisa ditangkis dengan tangan.(Baca juga: Tragis! 3 Remaja Diarak Kampung Usai Tertangkap Curi Ayam )
Lihat Juga :