Tak Singkron, 50% Data COVID-19 Gugus Tugas Provinsi Tak Valid
Kamis, 18 Juni 2020 - 09:26 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: ITS Kenalkan Massive, Alat Deteksi Ikan Buat Para Nelayan )
Feny menegaskan, adanya perbedaan data antara Gugus Tugas Provinsi Jatim dan kota karena ada nama maupun alamat yang ganda. Bahkan, ada pula data yang setelah ditelusuri ternyata orang itu sudah tidak tinggal domisili di Surabaya, meski masih menggunakan KTP Surabaya.
"Ada juga dia pakai alamat KTP saudaranya di Surabaya, padahal orangnya tinggalnya di luar kota. Dia ke sini (Surabaya) berobat pakai alamat kakaknya dan itu sering terjadi," sambungnya.
Meski data confirm COVID-19 Gugus Tugas Provinsi Jatim dan Surabaya tidak sinkron, pihaknya akan terus bekerja keras untuk menangani dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
Ke depan, pihaknya akan terus memasifkan tracing serta tes massal, baik rapid test maupun swab. Langkah ini dilakukan untuk memastikan apakah ada penambahan kasus terkonfirmasi atau tidak.
"Belum tentu yang sedikit (confirm) itu di luar tidak ada kasus. Tapi kalau memang tidak melakukan pemeriksaan bagaimana bisa tahu," jelasnya.
Feny menegaskan, adanya perbedaan data antara Gugus Tugas Provinsi Jatim dan kota karena ada nama maupun alamat yang ganda. Bahkan, ada pula data yang setelah ditelusuri ternyata orang itu sudah tidak tinggal domisili di Surabaya, meski masih menggunakan KTP Surabaya.
"Ada juga dia pakai alamat KTP saudaranya di Surabaya, padahal orangnya tinggalnya di luar kota. Dia ke sini (Surabaya) berobat pakai alamat kakaknya dan itu sering terjadi," sambungnya.
Meski data confirm COVID-19 Gugus Tugas Provinsi Jatim dan Surabaya tidak sinkron, pihaknya akan terus bekerja keras untuk menangani dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
Ke depan, pihaknya akan terus memasifkan tracing serta tes massal, baik rapid test maupun swab. Langkah ini dilakukan untuk memastikan apakah ada penambahan kasus terkonfirmasi atau tidak.
"Belum tentu yang sedikit (confirm) itu di luar tidak ada kasus. Tapi kalau memang tidak melakukan pemeriksaan bagaimana bisa tahu," jelasnya.
(eyt)
Lihat Juga :