Pohon Keramat Tumbang di Toraja Akhirnya Dievakuasi Usai Ritual Adat
Sabtu, 02 April 2022 - 09:05 WIB
loading...
Ritual adat untuk memindahkan pohon beringin keramat berusia 450 tahun di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, (Jumat (1/4/2022). Foto: iNews/Jufri Tonapa
A
A
A
TANA TORAJA - Selama lima hari akses jalan di Kabupaten Tana Toraja sempat tertutup gegara adanya pohon beringin tumbang . Bukan sembarang pohon, melainkan pohon yang dianggap keramat, sehingga evakuasinya baru dilakukan setelah melalui ritual adat, Jumat (1/4/2022) kemarin.
Ritual adat itu oleh warga setempat dilakukan untuk memohon izin guna memindahkan pohon besar yang disebut telah berumur 450 tahun.
Baca Juga: DPRD Tana Toraja Pertanyakan Penggunaan Anggaran COVID-19
Pohon beringin besar tersebut diketahui dahulu dipakai untuk tempat pemujaan Aluk Todolo alias agama leluhur nenek moyang suku Toraja di wilayah Kelurahan Tarongko, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja .
Sebelumnya pohon tersebut tumbang dan menutup badan jalan poros antar kelurahan, pada Senin (28/3/2022) lalu. Namun, pohon keramat tersebut tidak dapat langsung dievakuasi oleh petugas lantaran masyarakat sekitar meminta untuk dilakukan ritual adat sebelum dievakuasi.
Ritual adat itu oleh warga setempat dilakukan untuk memohon izin guna memindahkan pohon besar yang disebut telah berumur 450 tahun.
Baca Juga: DPRD Tana Toraja Pertanyakan Penggunaan Anggaran COVID-19
Pohon beringin besar tersebut diketahui dahulu dipakai untuk tempat pemujaan Aluk Todolo alias agama leluhur nenek moyang suku Toraja di wilayah Kelurahan Tarongko, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja .
Sebelumnya pohon tersebut tumbang dan menutup badan jalan poros antar kelurahan, pada Senin (28/3/2022) lalu. Namun, pohon keramat tersebut tidak dapat langsung dievakuasi oleh petugas lantaran masyarakat sekitar meminta untuk dilakukan ritual adat sebelum dievakuasi.
Lihat Juga :