Seminar UMKM di Batu Bara, Bane Raja Manalu: Jadi Pengusaha Tak Harus Banyak Modal
Minggu, 27 Maret 2022 - 22:41 WIB
loading...
Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM, Bane Raja Manalu saat tampil sebagai narasumber dalam seminar nasional bertema UMKM Maju Dengan Teknologi Digital di Masa Pandemi, di di Singapure Land, Kabupaten Batu Bara, Minggu (27/3/2022). Foto: Istimewa
A
A
A
BATU BARA - Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM, Bane Raja Manalu membakar semangat para pelaku UMKM se-Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, dalam seminar nasional dengan tema UMKM Maju Dengan Teknologi Digital di Masa Pandemi, Minggu (27/3/2022).
Bane Raja Manalu tampil sebagai pembicara bersama Praktisi Digital, Taufiq Kamil, di Singapure Land, Kabupaten Batu Bara. Kegiatan itu digelar oleh Batu Bara Ekonomi Kreatif.
Bane Raja Manalu, dalam pemaparanya mengatakan siapa saja bisa menjadi pengusaha, tapi harus inovatif dan mampu berpikir beberapa langkah di depan. Saat ini di Indonesia tercatat sebanyak 64 juta industri mikro kecil dengan menyerap 13,8 juta tenaga kerja.
Baca juga: Tidak Terima Ditegur Salah Jalan, Driver Ojol Keroyok Pengemudi Mobil di Medan
"UMKM sudah banyak memberikan nafkah bagi orang lain. Memberikan kerja bagi orang lain," ujar pendiri Bane Gas Komuniti (Bagak).
Owner Warung Banteng (Warban) ini bahkan terus mendorong para pengusaha untuk terus maju. “Jadi pengusaha tidak harus banyak modal. Pengusaha harus kreatif yang bisa menarik orang untuk memodali,” bebernya.
Bane Raja Manalu tampil sebagai pembicara bersama Praktisi Digital, Taufiq Kamil, di Singapure Land, Kabupaten Batu Bara. Kegiatan itu digelar oleh Batu Bara Ekonomi Kreatif.
Bane Raja Manalu, dalam pemaparanya mengatakan siapa saja bisa menjadi pengusaha, tapi harus inovatif dan mampu berpikir beberapa langkah di depan. Saat ini di Indonesia tercatat sebanyak 64 juta industri mikro kecil dengan menyerap 13,8 juta tenaga kerja.
Baca juga: Tidak Terima Ditegur Salah Jalan, Driver Ojol Keroyok Pengemudi Mobil di Medan
"UMKM sudah banyak memberikan nafkah bagi orang lain. Memberikan kerja bagi orang lain," ujar pendiri Bane Gas Komuniti (Bagak).
Owner Warung Banteng (Warban) ini bahkan terus mendorong para pengusaha untuk terus maju. “Jadi pengusaha tidak harus banyak modal. Pengusaha harus kreatif yang bisa menarik orang untuk memodali,” bebernya.
Lihat Juga :