Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin Banda Aceh Kini Miliki Pusat Penanganan Kanker
Senin, 21 Maret 2022 - 16:40 WIB
loading...
Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah didampingi Direktur dan Wakil Direktur RSUD Zainal Abidin memimpin zikir dan doa bersama di Gedung Onkologi RSUD Zainal Abidin, Senin (21/3/2022).
A
A
A
BANDA ACEH -
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah mengatakan, Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh kini sudah memiliki Gedung Onkologi sebagai tempat khusus untuk menangani penyakit kanker.
"Jadi masyarakat tak perlu lagi ke luar Aceh untuk berobat sakit kanker, di gedung ini fasilitas penanganan sudah tersedia dengan baik," kata Sekda Taqwallah saat memberi arahan secara virtual kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ikut kegiatan zikir dan doa pagi, dari Gedung Onkologi RSUDZA, Senin, (21/3/2022).
Sekda mengatakan, setelah acara zikir berlangsung gedung tersebut diresmikan oleh Gubernur Aceh Nova Iriansyah. Dalam kesempatan itu, ia meminta para dokter dan perawat yang menangani pasien kanker untuk menceritakan tugasnya kepada peserta zikir. Salah satu pasien kanker juga ikut menceritakan riwayat sakit yang dialaminya.
Direktur RSUDZA Isra Firmansyah mengatakan, tingginya kasus kanker dan pasien yang harus dirujuk ke luar Aceh menjadi alasan mengapa pembangunan gedung onkologi tersebut dibutuhkan. "Di Aceh ada sekitar 10.800 jiwa yang mengalami sakit kanker," katanya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah mengatakan, Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh kini sudah memiliki Gedung Onkologi sebagai tempat khusus untuk menangani penyakit kanker.
"Jadi masyarakat tak perlu lagi ke luar Aceh untuk berobat sakit kanker, di gedung ini fasilitas penanganan sudah tersedia dengan baik," kata Sekda Taqwallah saat memberi arahan secara virtual kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ikut kegiatan zikir dan doa pagi, dari Gedung Onkologi RSUDZA, Senin, (21/3/2022).
Sekda mengatakan, setelah acara zikir berlangsung gedung tersebut diresmikan oleh Gubernur Aceh Nova Iriansyah. Dalam kesempatan itu, ia meminta para dokter dan perawat yang menangani pasien kanker untuk menceritakan tugasnya kepada peserta zikir. Salah satu pasien kanker juga ikut menceritakan riwayat sakit yang dialaminya.
Direktur RSUDZA Isra Firmansyah mengatakan, tingginya kasus kanker dan pasien yang harus dirujuk ke luar Aceh menjadi alasan mengapa pembangunan gedung onkologi tersebut dibutuhkan. "Di Aceh ada sekitar 10.800 jiwa yang mengalami sakit kanker," katanya.
Lihat Juga :