Diamuk Massa dan Diceburkan ke Anak Sungai Musi, Sopir Ugal-ugalan Ternyata Positif Narkoba
Selasa, 15 Maret 2022 - 14:44 WIB
loading...
A
A
A
Sebelum diceburkan ke sungai, mobil minibus tersebut dihancurkan oleh warga beramai-ramai. Polisi akhirnya mengamankan kedua belah pihak, baik pemilik mobil dan 9 orang dari warga yakni 3 dari warga 9 Ilir dan 6 dari warga 13 Ilir, untuk diperiksa lebih lanjut terkait insiden tersebut.
"Semalam dari pihak keluarga sudah menyerahkan sopir mobil dan ada 9 orang yang merusak mobil menyerahkan diri ke Polisi. Saat ini sedang diproses dan perkembangan lebih lanjut akan kita dalami," jelas Kompol Tri Wahyudi.
Sementara terhadap sejumlah pihak yang membuat laporan atas peristiwa tersebut, Kompol Tri mengungkapkan, jika pihaknya sudah menerima laporan dan sesuai dengan standar akan diproses lebih dulu.
"Kalau memang dari kedua belah pihak berniat baik silahkan saja, yang jelas kita dari pihak Kepolisian jangan sampai terjadi lagi ditempat yang sama, seperti sering ada tawuran bulan puasa," ujarnya.
Kompol Tri menjelaskan, saat ini pihaknya juga masih mendalami motif penyebab tawuran tersebut masih, namun sebelum terjadinya mobil masuk ke TKP ternyata sudah ada tawuran terlebih dulu.
"Ada keributan tawuran dulu, lalu mobil masuk dan terjadi keributan kembali. Oleh itu kita masih dalami, mengambil keterangan saksi-saksi bagaimana sebenarnya kejadian ini," ujarnya.
"Semalam dari pihak keluarga sudah menyerahkan sopir mobil dan ada 9 orang yang merusak mobil menyerahkan diri ke Polisi. Saat ini sedang diproses dan perkembangan lebih lanjut akan kita dalami," jelas Kompol Tri Wahyudi.
Sementara terhadap sejumlah pihak yang membuat laporan atas peristiwa tersebut, Kompol Tri mengungkapkan, jika pihaknya sudah menerima laporan dan sesuai dengan standar akan diproses lebih dulu.
"Kalau memang dari kedua belah pihak berniat baik silahkan saja, yang jelas kita dari pihak Kepolisian jangan sampai terjadi lagi ditempat yang sama, seperti sering ada tawuran bulan puasa," ujarnya.
Kompol Tri menjelaskan, saat ini pihaknya juga masih mendalami motif penyebab tawuran tersebut masih, namun sebelum terjadinya mobil masuk ke TKP ternyata sudah ada tawuran terlebih dulu.
"Ada keributan tawuran dulu, lalu mobil masuk dan terjadi keributan kembali. Oleh itu kita masih dalami, mengambil keterangan saksi-saksi bagaimana sebenarnya kejadian ini," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :