Diamuk Massa dan Diceburkan ke Anak Sungai Musi, Sopir Ugal-ugalan Ternyata Positif Narkoba
Selasa, 15 Maret 2022 - 14:44 WIB
loading...
A
A
A
"Saat ini polisi telah mengamankan pelaku tawuran, total sudah 9 orang yang ditangkap karena terlibat langsung saat aksi tawuran tersebut," katanya.
Baca juga: Penampakan Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi ke Kantor Naik Motor Bebek Tahun 1975
Diberitakan sebelumnya, pasca peristiwa penabrakan oleh mobil Xenia yang melaju dengan kecepatan tinggi hingga menabrak warga, Minggu (13/3/2022) pagi, di wilayah perbatasan Kelurahan 9 - 13 Ilir Palembang, Polrestabes akan menempatkan personel di wilayah rawan bentrok.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, saat ini di lokasi pasca bentrokan tersebut sudah kembali kondusif, namun untuk mencegah kejadian serupa pihaknya akan berjaga-jaga di sekitar TKP.
"Intinya, kedepan kita inginkan tidak ada kejadian lagi hal serupa di wilayah itu. Untuk mengantisipasinya, personil anggota polisi sudah ditempatkan di sana dan melakukan patroli, termasuk dari Polsek setempat juga," ujar Kompol Tri.
Selanjutnya, kata Kasat Reskrim, untuk menjaga kondusifitas Kota Palembang Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhamad Ngajib berencana mengumpulkan tokoh agama dan tokoh masyarakat yang berlokasi di sekitar TKP.
"Kita juga agar orang tua berperan aktif, sehingga anaknya jangan sampai ikut - ikutan tawuran. Karena dari banyak video yang beredar nampak yang ikut anak remaja muda. Dan warga di himbau jangan sampai mudah terprovokasi dari pihak manapun untuk melakukan tawuran," jelasnya.
Diketahui, peristiwa tawuran hingga diceburkannya satu unit mobil di anak sungai Musi terjadi kawasan 13 Ilir, tepatnya di Jalan Ali Gathmir, Lorong Sawah, Kecamatan IT I, Palembang.
Baca juga: Penampakan Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi ke Kantor Naik Motor Bebek Tahun 1975
Diberitakan sebelumnya, pasca peristiwa penabrakan oleh mobil Xenia yang melaju dengan kecepatan tinggi hingga menabrak warga, Minggu (13/3/2022) pagi, di wilayah perbatasan Kelurahan 9 - 13 Ilir Palembang, Polrestabes akan menempatkan personel di wilayah rawan bentrok.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, saat ini di lokasi pasca bentrokan tersebut sudah kembali kondusif, namun untuk mencegah kejadian serupa pihaknya akan berjaga-jaga di sekitar TKP.
"Intinya, kedepan kita inginkan tidak ada kejadian lagi hal serupa di wilayah itu. Untuk mengantisipasinya, personil anggota polisi sudah ditempatkan di sana dan melakukan patroli, termasuk dari Polsek setempat juga," ujar Kompol Tri.
Selanjutnya, kata Kasat Reskrim, untuk menjaga kondusifitas Kota Palembang Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhamad Ngajib berencana mengumpulkan tokoh agama dan tokoh masyarakat yang berlokasi di sekitar TKP.
"Kita juga agar orang tua berperan aktif, sehingga anaknya jangan sampai ikut - ikutan tawuran. Karena dari banyak video yang beredar nampak yang ikut anak remaja muda. Dan warga di himbau jangan sampai mudah terprovokasi dari pihak manapun untuk melakukan tawuran," jelasnya.
Diketahui, peristiwa tawuran hingga diceburkannya satu unit mobil di anak sungai Musi terjadi kawasan 13 Ilir, tepatnya di Jalan Ali Gathmir, Lorong Sawah, Kecamatan IT I, Palembang.
Lihat Juga :