Bupati Barru: 3.000 Hektare Lahan Dibebaskan untuk KEK Pelabuhan Garongkong

Selasa, 08 Maret 2022 - 20:27 WIB
loading...
Bupati Barru: 3.000 Hektare Lahan Dibebaskan untuk KEK Pelabuhan Garongkong
Bupati Barru, Suardi Saleh, saat menerima kunjungan rombongan PT Pelindo terkait pengembangan Pelabuhan Garongkong, serta penyiapan KEK di wilayah tersebut. Foto: Dok Pemkab Barru
A A A
BARRU - Bupati Barru, Suardi Saleh , menyatakan pihaknya telah membebaskan sekitar 3.000 hektare lahan untuk kawasan industri. Semua itu dalam rangka penyiapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pelabuhan Garongkong. Seiring itu, juga disiapkan perda terkait kawasan khusus tersebut.

Hal itu disampaikan Bupati Suardi saat menerima kunjungan rombongan PT Pelindo di Rumah Jabatan Bupati Barru, Selasa (8/3/2022). Dalam rombongan itu, ada Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono, Direktur Strategi PT Pelindo Prastiyo, Komisaris Pelindo Mukhtar Andi Lutfhi Mukti serta Regional PT Pelindo Rahmat dan Kepala Pelindo Parepare.

"Untuk KEK ini, sudah dibebaskan 3.000 hektare dan sudah ditetapkan menjadi kawasan industri. Lahan 3.000 hektar ini tidak ada lagi aktivitas lain selain industri," kata dia.



Bupati Suardi menyebut lahan yang dibebaskan berada tidak jauh dari Pelabuhan Garongkong. Lahan untuk kawasan industri itu telah dipersiapkan sejak 2019 lalu.

"Tinggal kita diskusikan secara detail kepada pihak Pelindo untuk rancangan pengembangan," tuturnya.

Bupati Suardi menambahkan, saat ini semakin banyak pengusaha yang berinvestasi di Barru. Ia menyampaikan terima kasih jika PT Pelindo yang ikut dalam pengelolaan Pelabuhan Garongkong.

Direktur Utama PT Pelindo, Arif Suhartono, menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya di Barru adalah menginformasikan penyatuan PT Pelindo. Per 1 Oktober lalu, tidak ada lagi Pelindo I, II, III dan IV, melainkan digabung menjadi PT Pelindo.

"Target kami dari Pelindo adalah menjadi perhatian khusus bagi Kawasan Indonesia Timur dalam mengembangkan pelabuhan," kata dia.

Halaman :
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.3232 seconds (0.1#10.140)