1 Balita Positif COVID-19, Ini yang Dilakukan Pemdes Pandanlandung
Senin, 15 Juni 2020 - 17:44 WIB
loading...
Petugas Puskesmas Wagir, melakukan rapid test terhadap warga Desa Pandanlandung, setelah ada salah satu warganya yang dinyatakan positif COVID-19. Foto/Dok. Pemdes Pandanlandung
A
A
A
MALANG - Satu balita di Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, dilaporkan positif terpapar COVID-19. Sebelumnya, balita yang masih berusia 10 bulan ini telah menjalani perawatan di rumah sakit akibat bronkitis.
(Baca juga: Rutin Nge-gym, Park Seo-joon Akan Jadi Pesepakbola )
Menurut Kaur Perencanaan Pemdes Pandanlandung, Doni Andriawan balita tersebut sudah dua kali dirawat di rumah sakit. Terakhir menjalani rawat inap pada Sabtu-Rabu (6-10/6/2020).
"Setelah dirawat di rumah sakit, pada Rabu (10/6/2020) dipulangkan dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Sehingga kami dari Pemdes Pandanlandung, langsung memberikan layanan kepada keluarga balita tersebut untuk isolasi mandiri," tuturnya.
(Baca juga: Kesabaran Polwan-polwan Cantik Redam Demonstrasi Saat Pandemi )
Pada Minggu (14/6/2020) hasil tes swab dari Dinkes Kabupaten Malang, keluar. Hasilnya balita tersebut dinyatakan positif. Petugas kesehatan dari Puskesmas Wagir, akhirnya melakukan penlusuran terhadap siapa saja yang pernah kontak dengan pasien dan melakukan rapid test pada Senin (15/6/2020).
Hasil rapid test terhadap 12 orang yang pernah bersinggungan dengan pasien, menurut Doni semuanya non reaktif. Namun, semuanya tetap diminta untuk isolasi mandiri. "Totalnya ada 13 orang yang menjalani isolasi mandiri. Mereka berada di empat rumah," terangnya.
(Baca juga: Rutin Nge-gym, Park Seo-joon Akan Jadi Pesepakbola )
Menurut Kaur Perencanaan Pemdes Pandanlandung, Doni Andriawan balita tersebut sudah dua kali dirawat di rumah sakit. Terakhir menjalani rawat inap pada Sabtu-Rabu (6-10/6/2020).
"Setelah dirawat di rumah sakit, pada Rabu (10/6/2020) dipulangkan dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Sehingga kami dari Pemdes Pandanlandung, langsung memberikan layanan kepada keluarga balita tersebut untuk isolasi mandiri," tuturnya.
(Baca juga: Kesabaran Polwan-polwan Cantik Redam Demonstrasi Saat Pandemi )
Pada Minggu (14/6/2020) hasil tes swab dari Dinkes Kabupaten Malang, keluar. Hasilnya balita tersebut dinyatakan positif. Petugas kesehatan dari Puskesmas Wagir, akhirnya melakukan penlusuran terhadap siapa saja yang pernah kontak dengan pasien dan melakukan rapid test pada Senin (15/6/2020).
Hasil rapid test terhadap 12 orang yang pernah bersinggungan dengan pasien, menurut Doni semuanya non reaktif. Namun, semuanya tetap diminta untuk isolasi mandiri. "Totalnya ada 13 orang yang menjalani isolasi mandiri. Mereka berada di empat rumah," terangnya.
Lihat Juga :