Sengketa Patok Tanah, Kakek Basaria Tewas Dibantai Tetangga

Kamis, 17 Februari 2022 - 15:58 WIB
loading...
Sengketa Patok Tanah, Kakek Basaria Tewas Dibantai Tetangga
Basaria (65), warga Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin (Muba), tewas dengan tubuh penuh luka bacokan akibat ribut dengan tetangganya, Agung Lestari (35). Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
MUSI BANYUASIN - Basaria (65), warga Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin (Muba), tewas dengan tubuh penuh luka bacokan akibat ribut dengan tetangganya, Agung Lestari (35).

Cekcok berujung perkelahian hingga menewaskan kakek Basari terjadi di Jalan Nazom Narowi, Kelurahan Kayuare, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin. Kakek Basari dengan tersangka Agung Lestari bertengkar lantaran permasalahan tanah.

Baca juga: Bacok Gadis Cantik, 9 Anggota Geng Motor di Palembang Dibekuk

"Korban meninggal dunia setelah menerima luka bacokan di sekujur tubuhnya usai ribut dengan tersangka tadi pagi," ujar Kasat Reskrim Polres Muba, AKP Dwi Rio, Kamis (17/2/2022).

Dia menjelaskan, peristiwa mengerikan tersebut berawal saat korban mematok tanah di sekitar TKP sekitar pukul 08.00 WIB. Namun, tak lama berselang tersangka mencabuti sejumlah patok tanah yang telah dipasang korban.

"Untuk motif tersangka yang mencabuti patok yang dipasang korban saat ini masih dalam pemeriksaan. Karena tidak terima akhirnya terjadi ribut mulut antara keduanya hingga akhirnya terjadi pembacokan oleh tersangka," kata Dwi Rio.



Usai melakukan pembacokan, lanjut Dwi, tersangka kabur meninggalkan korban. Sekitar pukul 10.30 WIB tersangka Agung Lestari ditangkap di kediaman orang tuanya di Desa Lumpatan Kecamatan Sekayu, Kabupaten Muba oleh Kapolsek Sekayu AKP Robi Sugara dan Kasat Intel Polres Muba.

Baca juga: Pelor Panas Tembus Tangan Kiri Mantan Napi Ini karena Bacok Polisi dengan Parang

"Pelaku berhasil kita amankan di rumah orang tuanya, dari sana kita menemukan sejumlah barang bukti kain yang berlumuran darah. Kain tersebut digunakan untuk membersihkan darah dari tangan dan badannya," ungkapnya.
(shf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1383 seconds (10.177#12.26)