Pelor Panas Tembus Tangan Kiri Mantan Napi Ini karena Bacok Polisi dengan Parang
Kamis, 10 Februari 2022 - 18:56 WIB
loading...
Baru saja keluar dari penjara, pria berinisial HM (29) warga Dusun Sibaganding, Desa Sibaganding, Kecamayan Girsang Sipanganbolon, langsung membuat keributan di kampungnya. Foto SINDOnews
A
A
A
SIMALUNGUN - Baru saja keluar dari penjara , pria berinisial HM (29) warga Dusun Sibaganding, Desa Sibaganding, Kecamayan Girsang Sipanganbolon, langsung membuat keributan di kampungnya. Bahkan HM nekat membacok polisi saat hendak ditangkap, Kamis (10/2/2022).
Kapolres Simalungun AKBP Nicolas Dedi Arifianto didampingi Kasie Humas Ipda Arwansyah Batubara mengatakan polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap HM dengan menembak tangan kirinya setelah berupaya membacok Ipda R Simanjuntak yang meminta supaya menyerahkan diri.
"Pelaku HM sebelumnya dilaporkan warga membuat resah dengan mengancam membacok warga Dusun Sibaganding II tanpa sebab yang jelas," ujar Nicolas. Baca juga: Pembacok yang Teriaki Korbannya Maling Teridentifikasi Polisi: Gangster Brother Stress
Polisi yang menerima laporan tersebut langsung turun ke dusun Sibaganding II dan mendatangi rumah HM. Namun saat akan diamankan, HM mengancam dengan parang dan mengusir warga dan polisi sambil mengatakan akan membunuh orang yang masuk ke rumahnya.
Kapolres Simalungun AKBP Nicolas Dedi Arifianto didampingi Kasie Humas Ipda Arwansyah Batubara mengatakan polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap HM dengan menembak tangan kirinya setelah berupaya membacok Ipda R Simanjuntak yang meminta supaya menyerahkan diri.
"Pelaku HM sebelumnya dilaporkan warga membuat resah dengan mengancam membacok warga Dusun Sibaganding II tanpa sebab yang jelas," ujar Nicolas. Baca juga: Pembacok yang Teriaki Korbannya Maling Teridentifikasi Polisi: Gangster Brother Stress
Polisi yang menerima laporan tersebut langsung turun ke dusun Sibaganding II dan mendatangi rumah HM. Namun saat akan diamankan, HM mengancam dengan parang dan mengusir warga dan polisi sambil mengatakan akan membunuh orang yang masuk ke rumahnya.
Lihat Juga :