8 Polisi Polda DIY Siswa Sekolah Inspektur Polisi Terinfeksi COVID-19

loading...
8 Polisi Polda DIY Siswa Sekolah Inspektur Polisi Terinfeksi COVID-19
Delapan siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) dari Polda DIY dinyatakan positif Corona, Mereka tengah menjalani pengonatan di RS Bhayangkara. FOTO : DOK SINDOnew
YOGYAKARTA - Gugus tugas percepatan penangganan COVID-19 DIY mengumumkan ada penambahan 10 kasus pasien dalam pengawasan (PDP) yang terkonfirmasi positif COVID-19. Dari jumlah itu, delapan di antaranya siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) dari Polda DIY.

Masing-masing dua polisi tercatat tinggal di Bantul dan Yogyakarta serta empat polisi tinggal di Sleman. Delapan anggota Polda DIY siswa SIP yang terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut saat ini dirawat di RS Bhayangkara Polda DIY.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto mengatakan delapan siswa SIP asal Polda DIY itu saat ini bersama 11 siswa SIP lainnya sedang menjalani pendidikan di Sekolah Pembentukan Perwira (Stukpa) di Sukabumi. Namun karena ada pandemi COVID-19, mereka dikembalikan ke Polda DIY dan menjalani pembelajaran jarak jauh di Sekolah Polisi Negara (SPN) Selopamiora Polda DIY di Imogiri Bantul.

“Setelah kembali dari Sukabumi, mereka menjalani rapid diagnostic test (RDT) di SPN, hasilnya 14 nonreaktif dan 5 reaktif. Yang reaktif kemudian di-swab haslnya negatif,” kata Yuliyanto, Jumat (12/6/2020) malam.(Baca juga : Sleman Siap Sambut Kembali Wisatawa di Era New Normal)



Dua minggu setelah RDT pertama mereka menjalani RDT ke dua. Hasilnya 16 non reaktif dan 3 reaktif. Dari tiga reaktif kemudian di-swab dan hasilnya satu positif sehingga di rawat di RS Bhayangkara Polda DIY dan saat ini sudah sembuh.

Kemudian dilakukan laki RDT ketiga hasil nya 9 orang reaktif dan setelah swab hasilnya 8 positif . Mereka yang positif sudah dirawat di RS Bhayangkara. “Delapan anggota Polda DIY siswa SIP itu, selama ini dalam kondisi sehat, tidak ada gejala panas tinggi deman atau pilek seperti gejala umum COVID-19 dan sekarang sudah dirawat di RS Bhayangkara sesuai dengan perawatan COVID-19,” terang alumni Akpol 1995 itu.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengatakan, secara akumulatif Jumat (12/5/2020) pukul 12.00 WIB jumah pasien positif COVID-19 di Sleman, bertambah lima orang. Terdiri dari satu orang mahasiswa asal Demak yang tinggal di Sleman dan empat siswa SIP Polda DIY yang tercatat tinggal di Sleman.



Mahasiswa asal Demak tercatat pada kasus 255 jenis kelamin laki-laki, usia 25 tahun. Empat siswa SIP Polda DIY tercatat dalam kasus 257 jenis kelamin laki-laki usia, 39 tahun, kasus 258 jenis kelamin laki-laki, usia 37 tahun,kaasus 259 jenis kelalmin laki-laki, usia 34 tahun dan kasus 260 jenis kelamin laki-laki, usia 33 tahun. “Mahasiswa asal Demak ada riwayat perjalan dari Demak, empat siswa SIP hasil tracking dari Polda DIY,” jelasnya.

PDP di Sleman, hingga Jumat (12/6/2020) pukul 19.00 WIB tercatat ada 715 orang. Terdiri dari 103 positif (sembuh 78, dirawat 21 dan meninggal 4 orang), proses 67 orang (58 dirawat, 9 meninggal) dan 545 negatif (488 sehat, 57 meninggal). Orang dalam pemantaun (ODP) 2307 orang (1750 selesai pemantauan, 557 proses). Orang tanpa gejala (OTG) 3120 orang.
(nun)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top