8 Polisi Polda DIY Siswa Sekolah Inspektur Polisi Terinfeksi COVID-19
Jum'at, 12 Juni 2020 - 21:16 WIB
loading...
Delapan siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) dari Polda DIY dinyatakan positif Corona, Mereka tengah menjalani pengonatan di RS Bhayangkara. FOTO : DOK SINDOnew
A
A
A
YOGYAKARTA - Gugus tugas percepatan penangganan COVID-19 DIY mengumumkan ada penambahan 10 kasus pasien dalam pengawasan (PDP) yang terkonfirmasi positif COVID-19. Dari jumlah itu, delapan di antaranya siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) dari Polda DIY.
Masing-masing dua polisi tercatat tinggal di Bantul dan Yogyakarta serta empat polisi tinggal di Sleman. Delapan anggota Polda DIY siswa SIP yang terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut saat ini dirawat di RS Bhayangkara Polda DIY.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto mengatakan delapan siswa SIP asal Polda DIY itu saat ini bersama 11 siswa SIP lainnya sedang menjalani pendidikan di Sekolah Pembentukan Perwira (Stukpa) di Sukabumi. Namun karena ada pandemi COVID-19, mereka dikembalikan ke Polda DIY dan menjalani pembelajaran jarak jauh di Sekolah Polisi Negara (SPN) Selopamiora Polda DIY di Imogiri Bantul.
“Setelah kembali dari Sukabumi, mereka menjalani rapid diagnostic test (RDT) di SPN, hasilnya 14 nonreaktif dan 5 reaktif. Yang reaktif kemudian di-swab haslnya negatif,” kata Yuliyanto, Jumat (12/6/2020) malam.(Baca juga : Sleman Siap Sambut Kembali Wisatawa di Era New Normal )
Dua minggu setelah RDT pertama mereka menjalani RDT ke dua. Hasilnya 16 non reaktif dan 3 reaktif. Dari tiga reaktif kemudian di-swab dan hasilnya satu positif sehingga di rawat di RS Bhayangkara Polda DIY dan saat ini sudah sembuh.
Masing-masing dua polisi tercatat tinggal di Bantul dan Yogyakarta serta empat polisi tinggal di Sleman. Delapan anggota Polda DIY siswa SIP yang terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut saat ini dirawat di RS Bhayangkara Polda DIY.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto mengatakan delapan siswa SIP asal Polda DIY itu saat ini bersama 11 siswa SIP lainnya sedang menjalani pendidikan di Sekolah Pembentukan Perwira (Stukpa) di Sukabumi. Namun karena ada pandemi COVID-19, mereka dikembalikan ke Polda DIY dan menjalani pembelajaran jarak jauh di Sekolah Polisi Negara (SPN) Selopamiora Polda DIY di Imogiri Bantul.
“Setelah kembali dari Sukabumi, mereka menjalani rapid diagnostic test (RDT) di SPN, hasilnya 14 nonreaktif dan 5 reaktif. Yang reaktif kemudian di-swab haslnya negatif,” kata Yuliyanto, Jumat (12/6/2020) malam.(Baca juga : Sleman Siap Sambut Kembali Wisatawa di Era New Normal )
Dua minggu setelah RDT pertama mereka menjalani RDT ke dua. Hasilnya 16 non reaktif dan 3 reaktif. Dari tiga reaktif kemudian di-swab dan hasilnya satu positif sehingga di rawat di RS Bhayangkara Polda DIY dan saat ini sudah sembuh.
Lihat Juga :