Dani Gondrong Bunuh Teman Sesama Penjudi Usai Kalah Rp500 Ribu
Senin, 31 Januari 2022 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
Kompol Tri menjelaskan, bahwa saat dalam pelarian tersangka sempat mengubah penampilannya dengan memotong rambutnya. "Potong rambut itu dilakukan dengan tujuan untuk mengelabui polisi, tersangka sempat memotong rambutnya dalam pelarian ke Kota Tanggerang," ungkapnya.
Sementara itu, tersangka Dani Gondrong mengaku nekat membunuh korban lantaran kesal dengan korban yang selalu mengejek tersangka pada saat sedang bermain judi. Bahkan korban juga dikatakan menantang tersangka.
"Awalnya kami berempat main judi Capca Saki. Saya kalah judi sebanyak Rp500 ribu, lalu korban ini ingin berhenti dan saya minta uang Rp20 ribu karena saya sudah kalah banyak. Tetapi malah korban menantang 'mau apa kamu tidak senang, ambilah pisau saya tunggu di sini'. Lalu, saya pulang ke rumah mengambil pisau, rupanya korban masih menunggu di TKP," ujar tersangka yang juga merupakan residivis dengan kasus yang sama tersebut.
Dani Gondrong juga menjelaskan, bahwa setelah mengambil pisau dari rumah, dirinya langsung kembali menuju ke TKP untuk menemui korban yang ternyata masih menunggu. Baca: Pemakaman Korban Kerusuhan Diskotek Double O Sorong Berlangsung Haru.
"Korban masih menunggu di sana, lalu saya tusukkan saja pisau ke dada korban sebanyak 3 kali. Korban tidak melawan saat itu. Korban juga sempat di suruh pergi oleh pacar saya, sebelum saya menusuk dia, tetapi korban tidak mau pergi. Kalau saja saat itu dia pergi dari sana, tidak mungkin terjadi saya menusuk dia," jelasnya.
Sementara itu, tersangka Dani Gondrong mengaku nekat membunuh korban lantaran kesal dengan korban yang selalu mengejek tersangka pada saat sedang bermain judi. Bahkan korban juga dikatakan menantang tersangka.
"Awalnya kami berempat main judi Capca Saki. Saya kalah judi sebanyak Rp500 ribu, lalu korban ini ingin berhenti dan saya minta uang Rp20 ribu karena saya sudah kalah banyak. Tetapi malah korban menantang 'mau apa kamu tidak senang, ambilah pisau saya tunggu di sini'. Lalu, saya pulang ke rumah mengambil pisau, rupanya korban masih menunggu di TKP," ujar tersangka yang juga merupakan residivis dengan kasus yang sama tersebut.
Dani Gondrong juga menjelaskan, bahwa setelah mengambil pisau dari rumah, dirinya langsung kembali menuju ke TKP untuk menemui korban yang ternyata masih menunggu. Baca: Pemakaman Korban Kerusuhan Diskotek Double O Sorong Berlangsung Haru.
"Korban masih menunggu di sana, lalu saya tusukkan saja pisau ke dada korban sebanyak 3 kali. Korban tidak melawan saat itu. Korban juga sempat di suruh pergi oleh pacar saya, sebelum saya menusuk dia, tetapi korban tidak mau pergi. Kalau saja saat itu dia pergi dari sana, tidak mungkin terjadi saya menusuk dia," jelasnya.
Lihat Juga :