Selama Pandemi Corona Sudah Lima Akademisi IPB University Meninggal Dunia
Kamis, 23 April 2020 - 17:52 WIB
loading...
Selama pandemi virus Corona atau COVID-19 sudah lima akademisi putra terbaik IPB University meninggal dunia. Foto/Ilustrasi/Dok/SINDOnews
A
A
A
BOGOR - Selama pandemi virus Corona atau COVID-19 sudah lima akademisi putra terbaik IPB University meninggal dunia. Terbaru, adalah Memen Surahman salah satu dosen Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian IPB University.
Memen meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, Rabu (22/4/2020) petang. Berdasarkan catatan SINDOnews, dalam kurun waktu kurang dari satu bulan sudah ada lima putra terbaik IPB University yang meninggal dunia di masa wabah atau pandemi Corona.
Kelimanya, adalah Aji Hermawan (25 Maret 2020 di RS Hermina Bogor), Asep Setiawan (2 April 2020 di RS Azra Bogor), Yusran Massijaya (10 April 2020 di RSPAD Gatot Subroto Jakarta), Mohammad Nadjikh (17 April 2020 di Surabaya) dan terkahir Memen Surahman (22 April di RSUD Bogor).
Belum ada keterangan resmi soal diagnosa penyakit yang diidap para almarhum, apakah terkait dengan virus Corona atau tidak. Namun, Rektor IPB University Arif Satria dalam keterangan tertulisnya kerap menyampaikan tentang langkah-langkah antisipasi pencegahan penyakit dan protokol kesehatan.
"Selama ini IPB University sudah melakukan langkah-langkah maksimal untuk mencegah warga IPB University dari penyakit dengan sejumlah protokol yang telah dijalankan. Juga kepada almarhum, IPB University sudah berusaha memberikan pelayanan maksimal dengan bekerja sama dengan rumah sakit," ungkap Arif dalam rilis mengenai kabar duka almarhum Memen, Kamis (23/4/2020).
Memen meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, Rabu (22/4/2020) petang. Berdasarkan catatan SINDOnews, dalam kurun waktu kurang dari satu bulan sudah ada lima putra terbaik IPB University yang meninggal dunia di masa wabah atau pandemi Corona.
Kelimanya, adalah Aji Hermawan (25 Maret 2020 di RS Hermina Bogor), Asep Setiawan (2 April 2020 di RS Azra Bogor), Yusran Massijaya (10 April 2020 di RSPAD Gatot Subroto Jakarta), Mohammad Nadjikh (17 April 2020 di Surabaya) dan terkahir Memen Surahman (22 April di RSUD Bogor).
Belum ada keterangan resmi soal diagnosa penyakit yang diidap para almarhum, apakah terkait dengan virus Corona atau tidak. Namun, Rektor IPB University Arif Satria dalam keterangan tertulisnya kerap menyampaikan tentang langkah-langkah antisipasi pencegahan penyakit dan protokol kesehatan.
"Selama ini IPB University sudah melakukan langkah-langkah maksimal untuk mencegah warga IPB University dari penyakit dengan sejumlah protokol yang telah dijalankan. Juga kepada almarhum, IPB University sudah berusaha memberikan pelayanan maksimal dengan bekerja sama dengan rumah sakit," ungkap Arif dalam rilis mengenai kabar duka almarhum Memen, Kamis (23/4/2020).
Lihat Juga :