Polisi Amankan 3 Orang yang Hendak Bawa Paksa Jenazah COVID-19 di RS

Kamis, 11 Juni 2020 - 14:50 WIB
loading...
Polisi Amankan 3 Orang...
Polisi mengamankan 3 pelaku yang hendak membawa pulang jenazah COVID-19. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan , menggagalkan upaya pengambilan paksa jenazah pasien terpapar virus korona atau COVID-19 di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi, Kota Makassar, Rabu (10/6/2020).
Tiga orang diamankan petugas dalam insiden tersebut.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, ketiga pria yang diamankan masing-masing Br, Nw, dan Km, mereka masih keluarga dekat dengan almarhum pasien wanita berstatus positif COVID-19 , berdomisili di Kelurahan Cambaya, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar.

Baca Juga: 5 Orang Pengambil Paksa Jenazah PDP di RS Dinyatakan Reaktif Corona

"Pasien dirawat sejak tanggal 31 Mei 2020 dengan dignosa positif COVID-19 ditambah tumor otak. Pihak keluarga ingin menjemput paksa karena menolak untuk dikuburkan dengan prosedur WHO. Alhamdulillah tim gabungan berhasil mengendalikan situasi. Ada tiga orang diduga provokator kita amankan," jelas Ibrahim, Kamis (11/6/2020).

Ibrahim menuturkan, almarhum perempuan berusia (52) meninggal dunia di hari yang sama sekira pukul 17.27 Wita. Sekira pukul 20.30 Wita rombongan keluarga ditaksir mencapai seratus orang ingin mengambil paksa jasad almarhum di ruang jenazah rumah sakit.

Beruntung, aparat keamanan dari kepolisian TNI dan Satpol-PP yang sudah bersiaga. "Sudah terkendali, semalam sudah dikuburkan di Macanda, Gowa. Tiga orang terduga pelaku yang memprovokasi diamankan di Mapolsek Mamajang," ucap Ibrahim.

Sementara itu Direktur RSKD Dadi dr Arman Bausat menjelaskan, pasien merupakan rujukan dari Rumah Sakit Stella Maris Kota Makassar, namun akhirnya meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan intensif. Almarhum meninggal jelang Maghrib. Saat itu, keluarganya mulai datang ke rumah sakit untuk mengambil jenazah.

Baca Juga: Tersangka Kasus Pengambilan Paksa Jenazah PDP Bertambah Jadi 10 Orang

Alhasil pihak keluarga sempat bersitegang dengan petugas kemanan, Pihak keluarga ngotot untuk membawa pulang jenazah pasien menyusul informasi yang mereka terima bahwa pasien berstatus positif COVID-19 .
"Setelah saya telusuri ke petugas dan dokter perawatanya, pasien ini positif. Sudah empat kali dites swab di RS Stella Maris, hasilnya sama," jelas Arman.

Setelah berdialog dengan pihak keluarga lanjut Arman, barulah mereka mengerti dan memahami bahwa jenazah harus ditangani sesuai dengan standar atau protokol tetap COVID-19 . Arman juga menyebut, pihaknya memperlihatkan seluruh bukti swab tes pasien kepada pihak keluarganya.

Lebih lanjut diungkapkan Arman, beberapa hari sebelum meninggal dunia, pasien sempat menjalani swab test oleh petugas medis rumah sakit. Hal itu dilakukan untuk betul-betul memastikan apakah, pasien sudah sembuh dari COVID-19 atau belum.

"Swab tes inikan terus-terus, jalan berkali-kali. Kita swab lagi. Kita konfirmasi. Kemudian beberapa hari setelah itu, meninggallah pasiennya. Kan memang ada masalah di otaknya selain COVID-19 ," ungkap Arman.

Pihak keluarga pasien lanjut Arman akhirnya memahami. Petugas rumah sakit kemudian berkoordinasi dengan tim Gugus Tugas COVID-19 Sulsel untuk membawa jenazah di pemakaman khusus pasien di Mancanda, Kabupaten Gowa.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasat-Kanit Narkoba...
Kasat-Kanit Narkoba Polres Toraja Terjerat Narkoba, Polri: Tak Ada Toleransi
Tim DVI Polri Lakukan...
Tim DVI Polri Lakukan Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
3 Bos Skincare di Makassar...
3 Bos Skincare di Makassar Akhirnya Ditahan, Mira Hayati Tak Lagi Glamor
Heboh Konten Biaya Masuk...
Heboh Konten Biaya Masuk Akpol 2025, Direktur dan 2 Karyawan Bimbel Ditahan Polisi
Edarkan Kosmetik Mengandung...
Edarkan Kosmetik Mengandung Merkuri, 3 Bos Skincare Makassar Ditahan
MDA-Polda Sulsel Kerja...
MDA-Polda Sulsel Kerja Sama Perkuat Pengamanan dan Penegakan Hukum
Anggota Polda Sulsel...
Anggota Polda Sulsel Diduga Aniaya Mantan Kekasih Bersama Pacar Baru
Diwarnai Aksi Kejar-Kejaran...
Diwarnai Aksi Kejar-Kejaran Residivis Curanmor Ditangkap, Polisi Sempat Lepaskan Tembakan
Diduga Hina Institusi...
Diduga Hina Institusi Polri, Istri Polisi Ditangkap Tim Cyber Crime Polda Sulsel
Rekomendasi
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Berita Terkini
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Jelang Demo Mahasiswa...
Jelang Demo Mahasiswa BEM UI, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Masih Ramai Lancar
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved