Ratusan Tas Mewah Milik Istri Najib Rusak di Tangan Polisi yang Menyitanya
Kamis, 11 Juni 2020 - 17:25 WIB
loading...
Kotak-kotak berisi tas mewah koleksi istri mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak, Rosmah Mansor, saat disita polisi Malaysia 2018. Foto/Straits Times
A
A
A
KUALA LUMPUR - Ratusan tas tangan mewah koleksi Rosmah Mansor, istri mantan perdana menteri (PM) Malaysia Najib Razak mengalami kerusakan setelah disita polisi.
Barang-barang bermerek itu ditandai spidol "tinta ajaib" oleh petugas polisi yang menyita. Sebanyak 284 tas tangan dan 72 dompet mewah disita dari sebuah apartemen yang terkait Najib tahun 2018. Sebagian besar benda itu milik Rosmah. Tas-tas itu disita dalam penggerebekan terkait dugaan skandal korupsi 1Malaysia Development Bhd (1MBD).
Pengadilan Tinggi di Malaysia mendengar kesaksian tentang kerusakan barang-barang sitaan tersebut. (BACA JUGA: 32 Tahun Sengketa Batas Wilayah Aceh-Sumut Akhirnya Tuntas)
Pengacara Tan Sri Muhammad Shafee Abdullah, yang mewakili Najib Razak, mengatakan kepada pengadilan bahwa polisi ceroboh saat menangani tas tangan meskipun mengetahui nilainya dan langsung menandainya dengan "tinta ajaib".
"Tidak ada rasa hormat sama sekali terhadap barang-barang itu. Tas tangan itu bernilai jutaan dan begitulah cara mereka memperlakukannya," katanya pada Rabu, seperti dikutip Straits Times, Kamis (11/6/2020). (Baca:Mantan PM Malaysia Najib Razak Terbebas dari Jeratan Korupsi)
Barang-barang bermerek itu ditandai spidol "tinta ajaib" oleh petugas polisi yang menyita. Sebanyak 284 tas tangan dan 72 dompet mewah disita dari sebuah apartemen yang terkait Najib tahun 2018. Sebagian besar benda itu milik Rosmah. Tas-tas itu disita dalam penggerebekan terkait dugaan skandal korupsi 1Malaysia Development Bhd (1MBD).
Pengadilan Tinggi di Malaysia mendengar kesaksian tentang kerusakan barang-barang sitaan tersebut. (BACA JUGA: 32 Tahun Sengketa Batas Wilayah Aceh-Sumut Akhirnya Tuntas)
Pengacara Tan Sri Muhammad Shafee Abdullah, yang mewakili Najib Razak, mengatakan kepada pengadilan bahwa polisi ceroboh saat menangani tas tangan meskipun mengetahui nilainya dan langsung menandainya dengan "tinta ajaib".
"Tidak ada rasa hormat sama sekali terhadap barang-barang itu. Tas tangan itu bernilai jutaan dan begitulah cara mereka memperlakukannya," katanya pada Rabu, seperti dikutip Straits Times, Kamis (11/6/2020). (Baca:Mantan PM Malaysia Najib Razak Terbebas dari Jeratan Korupsi)
Lihat Juga :