Pantau Langsung Vaksinasi COVID-19, Kapolda Riau Bangga Lihat Antusiasme Anak

Jum'at, 07 Januari 2022 - 23:19 WIB
loading...
Pantau Langsung Vaksinasi COVID-19, Kapolda Riau Bangga Lihat Antusiasme Anak
Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk kelompok anak di SD Al-Azhar, Pekanbaru, Jumat (7/1/2022). Foto/Ist.
A A A
PEKANBARU - Ada kemeriahan saat Kapolda Riau, Irjen Mohammad Iqbal meninjau langsung vaksinasi COVID-19 untuk anak di SD Al-Azhar, Pekanbaru, Jumat (7/1/2022). Vaksinasi ini merupakan kegiatan serentak seluruh Indonesia, dan dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Baca juga: Kasus Omicron Melonjak, Jokowi Instruksikan Percepatan Vaksinasi

Iqbal mendorong vaksinasi anak sebagai langkah untuk melindungi siswa, sekaligus menyukseskan pembelajaran tatap muka (PTM) agar tak terjadi klaster COVID-19. Pada kesempatan itu, Iqbal tampak menyapa sejumlah siswa yang sedang menerima vaksin. "Saya melihat anak-anak antusias selama pelaksanaan vaksinasi," kata Iqbal.



Mantan Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTB) itu, juga menyatakan proses vaksinasi COVID-19 terhadap anak tidak ada kendala. Bahkan, menurut Iqbal, anak-anak sudah memiliki kesadaran untuk vaksin agar terhindar dari virus COVID-19.

Baca juga: Merapi Meletus, Muntahkan Lava Pijar dan Wedus Gembel

Mantan Kadiv Humas Polri itu juga menyatakan, pihaknya melakukan pendekatan khusus kepada siswa agar bersedia untuk divaksin. Salah satunya memberikan edukasi. "Kami juga memberikan bingkisan sebagai hadiah anak-anak kita senang menjalani vaksin, " kata Iqbal.

Pria yang pernah menjabat sebagai Wakapolda Jawa Timur itu menyatakan, bahwa Kapolri menginginkan jajarannya di daerah untuk mempercepat vaksinasi COVID-19. Tujuannya agar bisa mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: Dipecat UMY, Mahasiswa Haus Seks yang Perkosa 3 Temannya Ternyata Aktivis Kampus

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di SD Al Azhar melibatkan Tim Vaksin Polda Riau, Klinik Polresta Pekanbaru, Puskesmas Simpang Tiga, Puskesmas Garuda, dan Puskesmas Harapan Raya.

Total ada 30 tenaga kesehatan. Para tenaga kesehatan dibagi untuk melakukan pemantauan kesehatan, penyuntik vaksin, dan petugas observasi. Sebanyak 500 dosis vaksin disediakan dengan sasaran anak dan sebagian kecil masyarakat lanjut usia (lansia).
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1174 seconds (10.55#12.26)