Lurah di Sangkarrang Liburan ke Malino saat ASN Dilarang Bepergian
Selasa, 28 Desember 2021 - 15:15 WIB
loading...
Tiga orang Lurah di Makassar berada di Malino Kabupaten Gowa saat aturan ASN dilarang keluar kota. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Tiga lurah di Kecamatan Sangkarrang, Kota Makassar, diduga berlibur ke Malino, Kabupaten Gowa. Padahal di tengah larangan bepergian bagi aparatur sipil negara (ASN).
Dugaan berlibur itu terlihat dalam postingan akun media sosial salah satu lurah di Kecamatan Sangkarrang. Dalam foto yang terposting, lurah tersebut terlihat asyik berfoto bersama keluarganya di salah satu spot foto di Malino.
Baca Juga: Pelantikan JPT Lingkup Pemkot Makassar Bakal Dirangkaikan Zikir
Kepergian ketiga lurah ke luar daerah tersebut dibenarkan Camat Sangkarrang, Akbar Yusuf, saat dikonfirmasi SINDO, Selasa (28/12/2021). Akan tetapi, dia membantah keberadaan ketiga lurahnya di luar daerah dengan maksud berlibur.
Diketahui, lurah Barrang Caddi, Barrang Lompo, dan Kodongareng berada di Malino sejak Sabtu (25/12/2021) hingga Minggu (26/12/2021). Alasan mereka berada di sana untuk mendampingi kegiatan kepemudaan di Kecamatan Sangkarrang.
“Itu kejadiannya bukan berlibur. Jadi ada kegiatan pemuda Sangkarrang dari tiga kelurahan mengadakan kegiatan di Malino. Kemudian kayaknya pertemuan itu seperti ada yang bisa membuat perpecahan,” kata dia.
Dugaan berlibur itu terlihat dalam postingan akun media sosial salah satu lurah di Kecamatan Sangkarrang. Dalam foto yang terposting, lurah tersebut terlihat asyik berfoto bersama keluarganya di salah satu spot foto di Malino.
Baca Juga: Pelantikan JPT Lingkup Pemkot Makassar Bakal Dirangkaikan Zikir
Kepergian ketiga lurah ke luar daerah tersebut dibenarkan Camat Sangkarrang, Akbar Yusuf, saat dikonfirmasi SINDO, Selasa (28/12/2021). Akan tetapi, dia membantah keberadaan ketiga lurahnya di luar daerah dengan maksud berlibur.
Diketahui, lurah Barrang Caddi, Barrang Lompo, dan Kodongareng berada di Malino sejak Sabtu (25/12/2021) hingga Minggu (26/12/2021). Alasan mereka berada di sana untuk mendampingi kegiatan kepemudaan di Kecamatan Sangkarrang.
“Itu kejadiannya bukan berlibur. Jadi ada kegiatan pemuda Sangkarrang dari tiga kelurahan mengadakan kegiatan di Malino. Kemudian kayaknya pertemuan itu seperti ada yang bisa membuat perpecahan,” kata dia.
Lihat Juga :