Gara-gara Goda Istri Siri, Nyawa Pemuda Surabaya Melayang
Selasa, 09 Juni 2020 - 16:35 WIB
loading...
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengintrogasi tersangka penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Foto/SINDOnews/Ashadi Ik
A
A
A
GRESIK - Polisi berhasil mengungkap penganiayaan Hadi Kirana Saputra (28) di Jembatan Prambangan, Kebomas, Gresik. Gegaranya korban menggoda istri siri pelaku.
Pelaku bernama Yendi (35). Pelaku yang indikos di Jalan Kapuas Perum GKB Manyar, Gresik itu naik pitam setelah mengetahui istri sirinya tepergok menjalin hubungan asmara korban. (Baca juga: Warga Jombang Geger, Ada Kerangka Manusia di Kebun Tebu )
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menjelaskan, pelaku menganiaya korban dengan tangan kosong. Sebab, dia mengetahui ada perselingkuhan antara istri sirinya dengan korban.
"Modusnya faktor asmara. Korban dengan istri siri pelaku dinilai punya hubungan asmara," kata dia, Selasa (9/6/2020).
Emosi pelaku memuncak setelah melihat membaca percakapan korban dengan iatrinya. Sebab, percakapan yang dibaca hingga yang paling atas, berbau mesum. "Korban akhirnya dipancing untuk bertemu," ujar AKBP Arief.
Pelaku bernama Yendi (35). Pelaku yang indikos di Jalan Kapuas Perum GKB Manyar, Gresik itu naik pitam setelah mengetahui istri sirinya tepergok menjalin hubungan asmara korban. (Baca juga: Warga Jombang Geger, Ada Kerangka Manusia di Kebun Tebu )
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menjelaskan, pelaku menganiaya korban dengan tangan kosong. Sebab, dia mengetahui ada perselingkuhan antara istri sirinya dengan korban.
"Modusnya faktor asmara. Korban dengan istri siri pelaku dinilai punya hubungan asmara," kata dia, Selasa (9/6/2020).
Emosi pelaku memuncak setelah melihat membaca percakapan korban dengan iatrinya. Sebab, percakapan yang dibaca hingga yang paling atas, berbau mesum. "Korban akhirnya dipancing untuk bertemu," ujar AKBP Arief.
Lihat Juga :