Gubernur Khofifah Siapkan Kawasan Pesisir Jadi Desa Wisata Halal

Minggu, 12 Desember 2021 - 21:44 WIB
loading...
Gubernur Khofifah Siapkan Kawasan Pesisir Jadi Desa Wisata Halal
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menabur benih ikan dalam acara Yuk Ke Laut! di Pantai Pengkolan, Desa Kandang Semangkong, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Foto: SINDOnews/Lukman Hakim
A A A
LAMONGAN - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa terus memacu peningkatan ekonomi masyarakat pesisir utara, utamanya di Kabupaten Lamongan . Salah satunya dengan menyiapkan kawasan pesisir ini menjadi desa wisata halal .

“Bila 8.501 desa/kelurahan di Jatim separohnya punya desa wisata halal pasti ada penyerapan tenaga kerja. Selain itu juga adanya BUMDesa dapat membantu pengelolaan ekonomi desa sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Khofifah dalam acara Yuk Ke Laut! di Pantai Pengkolan, Desa Kandang Semangkong, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Minggu (12/12/2021).

Gubernur Khofifah Siapkan Kawasan Pesisir Jadi Desa Wisata Halal

Baca juga: Ajaib, Ikan Mas Lolos dari Awan Panas Gunung Semeru, Khofifah: Masya Allah, Kun Fayakun

Tidak hanya itu, lanjut dia, hilirisasi dari sektor perikanan menjadi hal yang penting, yakni dengan memaksimalkan industri olahan ikan.

Apalagi permintaan pasar di luar negeri sangat tinggi. Hal ini tentunya dapat meningkatkan nilai tambah secara ekonomi bagi para nelayan.

"Kami juga telah menggelar sejumlah program untuk peningkatan produksi perikanan. Yakni melakukan revitalisasi pelabuhan perikanan, pemulihan sumberdaya ikan melalui underwater restocking, bantuan hibah alat penangkapan ikan hingga penguatan produksi budidaya laut," terangnya.

Baca juga: Pelajar SMP Maniak Film Porno, Aniaya dan Setubuhi Teman Sekolah demi Lampiaskan Nafsu

Di sisi lain, Khofifah menjelaskan bahwa wilayah pesisir dan laut memiliki arti yang strategis dan penting. Dimana ekosistem pesisir berperan sangat besar untuk menjaga kelestarian ekosistem laut dan sekaligus menjaga sumber daya alam yang ada di dalamnya.

“Keberlanjutan ekosistem pesisir bergantung pada pengelolaan yang dilakukan secara baik oleh seluruh elemen masyarakat," ujarnya.

Baca juga: Anak-anak Pengungsi Gunung Semeru Perlu Pendampingan Khusus

Sementara itu, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mengatakan, produksi perikanan di Lamongan setiap tahunnya semakin meningkat. Di mana Lamongan memiliki perikanan laut dengan hasil sekitar 76.000 ton per tahun.

Kemudian juga ada perikanan darat yang produksinya bisa mencapai hasil kurang lebih setara dengan Rp1,4 triliun. “Kami terus berupaya agar produksi ini terus bertambah dengan berbagai produk olahan," tandasnya.
(nic)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3017 seconds (11.210#12.26)