IDP Tegaskan New Normal Tak Berarti Pelonggaran Protokol Kesehatan
Minggu, 07 Juni 2020 - 22:30 WIB
loading...
A
A
A
"Tetapi dalam uji coba yang kita lakukan, ternyata banyak yang salah paham, dan menganggap bahwa new normal adalah pelonggaran protokol kesehatan," kata bupati yang karib disapa IDP ini.
Secara internal, lanjut IDP, untuk aktivitas ekonomi, perdagangan, jajaran Pemkab Lutra telah meminta kepada SKPD teknis, untuk kerja sama dengan instansi terkait, termasuk TNI Polri berkeliling memberi edukasi.
"Sekaligus menyampaikan bahwa kalau new normal life sudah ditetapkan untuk dilaksanakan, artinya siapapun yang tidak mengikuti regulasi, ada konsekuensinya antara lain aktivitas ekonominya kita hentikan sementara, sampai yang bersangkutan memenuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan," tegas IDP
Untuk itu IDP berharap, istilah new normal life tidak disalahartikan sebagai pelonggaran protokol kesehatan, sehingga dapat memicu pertumbuhan kasus. Seperti yang terjadi di Jepang, China, dan Korea Selatan,
"Kita beruntung tidak menjadi negara gelombang generasi pertama, kita ini gelombang kedua yang terkena dampak dari penyebaran Covid-19 , artinya kita harus lebih siap, karena kita bisa belajar dalam banyak pengalaman negara-negara yang telah melakukan tatanan hidup normal lebih dulu," pinta IDP, yang juga Ketua PMI Lutra.
Secara internal, lanjut IDP, untuk aktivitas ekonomi, perdagangan, jajaran Pemkab Lutra telah meminta kepada SKPD teknis, untuk kerja sama dengan instansi terkait, termasuk TNI Polri berkeliling memberi edukasi.
"Sekaligus menyampaikan bahwa kalau new normal life sudah ditetapkan untuk dilaksanakan, artinya siapapun yang tidak mengikuti regulasi, ada konsekuensinya antara lain aktivitas ekonominya kita hentikan sementara, sampai yang bersangkutan memenuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan," tegas IDP
Untuk itu IDP berharap, istilah new normal life tidak disalahartikan sebagai pelonggaran protokol kesehatan, sehingga dapat memicu pertumbuhan kasus. Seperti yang terjadi di Jepang, China, dan Korea Selatan,
"Kita beruntung tidak menjadi negara gelombang generasi pertama, kita ini gelombang kedua yang terkena dampak dari penyebaran Covid-19 , artinya kita harus lebih siap, karena kita bisa belajar dalam banyak pengalaman negara-negara yang telah melakukan tatanan hidup normal lebih dulu," pinta IDP, yang juga Ketua PMI Lutra.
Lihat Juga :