Jubir Gugus Tugas Covid-19 Pusat Sarankan Bentuk RS Darurat di Makassar
Senin, 08 Juni 2020 - 00:03 WIB
loading...
Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto. Foto: SINDOnews
A
A
A
MAKASSAR - Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyarankan agar Sulsel bisa membentuk Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 yang dipusatkan di Makassar. Asrama Haji Sudiang Makassar bisa didorong untuk tujuan itu.
"Saatnya Makasar membentuk RS Darurat Covid. Tujuannya menjadikan komplek RS tersebut menjadi wilayah karantina . Jadi tidak dibutuhkan ruang isolasi tetapi seluruh kompleks diisolasi. Bisa menggunakan asrama haji," tutur Yuri, Minggu (7/6/2020).
Baca juga: Menkes RI Sebut Penanganan Covid-19 Sulsel On The Track
Dia menjelaskan, di RS darurat itu pasien yang dirawat dibagi dua bagian terpisah. Kasus positif hasil pemeriksaan PCR, dalam satu tempat dan pasien PDP yang belum di-PCR di tempat terpisah lainnya.
Jika PDP hasil PCR negatif, segera pindahkan pasien ke RS lain. Jika positif, dipindahkan ke bagian positif. Sedangkan, kasus PCR positif di RS lain yang gejalanya sedang-ringan, dipindahkan semua ke RS Darurat.
"Saatnya Makasar membentuk RS Darurat Covid. Tujuannya menjadikan komplek RS tersebut menjadi wilayah karantina . Jadi tidak dibutuhkan ruang isolasi tetapi seluruh kompleks diisolasi. Bisa menggunakan asrama haji," tutur Yuri, Minggu (7/6/2020).
Baca juga: Menkes RI Sebut Penanganan Covid-19 Sulsel On The Track
Dia menjelaskan, di RS darurat itu pasien yang dirawat dibagi dua bagian terpisah. Kasus positif hasil pemeriksaan PCR, dalam satu tempat dan pasien PDP yang belum di-PCR di tempat terpisah lainnya.
Jika PDP hasil PCR negatif, segera pindahkan pasien ke RS lain. Jika positif, dipindahkan ke bagian positif. Sedangkan, kasus PCR positif di RS lain yang gejalanya sedang-ringan, dipindahkan semua ke RS Darurat.
Lihat Juga :