Jalur Nagreg Masih Padat di Hari Terakhir Cuti Bersama, Sudah 10 Kali One Way
Senin, 07 April 2025 - 18:19 WIB
loading...
Kepadatan arus lalu lintas di Jalur Selatan, khususnya kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung masih terlihat cukup tinggi di hari terakhir cuti bersama Lebaran atau Senin (7/4/2025) sore. Foto/Agi Ilman
A
A
A
BANDUNG - Kepadatan arus lalu lintas di Jalur Selatan, khususnya kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung masih terlihat cukup tinggi di hari terakhir cuti bersama Lebaran atau Senin (7/4/2025) sore. Kepolisian telah melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas guna mengurai kepadatan, termasuk sistem buka tutup dan one way secara berkala.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jabar AKBP Eti Haryati mengungkapkan bahwa sejak pagi hari pihaknya telah melakukan sistem contraflow atau one way sepenggal sebanyak 10 kali. “Mayoritas kita tarik kendaraan yang dari arah timur menuju ke arah barat,” ujar Eti saat ditemui di Pos Pelayanan Cikaledong, Nagreg.
Eti menjelaskan, meskipun puncak arus balik diperkirakan telah terjadi pada malam sebelumnya, arus kendaraan dari arah timur seperti Tasik/Garut masih terus mengalir hingga sore hari ini. “Sepertinya masih ada ya (kendaraan arus balik), namun kalau kita lihat lagi puncak arus balik itu tadi malam sudah dirasakan,” ujarnya.
Baca juga: Hari Terakhir Cuti Bersama, 12.853 Orang Tinggalkan Jakarta dari Stasiun Gambir
Dia juga menjelaskan jika sistem one way akan kembali dilakukan secara fleksibel tergantung situasi di lapangan apabila arus yang datang dari timur maupun barat mulai kembali meningkat. “Tentunya hal ini akan dilaksanakan one way apabila diperkirakan arus yang datang dari timur maupun barat mulai kembali meningkat akan kita lakukan kembali one way sepenggal,” jelasnya.
Eti juga menuturkan arus balik kendaraan di Jalur Selatan Jawa Barat ini bisa saja kembali meningkat atau landai. Lantaran jalur selatan ini memiliki karakteristik lalu lintas yang tidak mudah diprediksi.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jabar AKBP Eti Haryati mengungkapkan bahwa sejak pagi hari pihaknya telah melakukan sistem contraflow atau one way sepenggal sebanyak 10 kali. “Mayoritas kita tarik kendaraan yang dari arah timur menuju ke arah barat,” ujar Eti saat ditemui di Pos Pelayanan Cikaledong, Nagreg.
Eti menjelaskan, meskipun puncak arus balik diperkirakan telah terjadi pada malam sebelumnya, arus kendaraan dari arah timur seperti Tasik/Garut masih terus mengalir hingga sore hari ini. “Sepertinya masih ada ya (kendaraan arus balik), namun kalau kita lihat lagi puncak arus balik itu tadi malam sudah dirasakan,” ujarnya.
Baca juga: Hari Terakhir Cuti Bersama, 12.853 Orang Tinggalkan Jakarta dari Stasiun Gambir
Dia juga menjelaskan jika sistem one way akan kembali dilakukan secara fleksibel tergantung situasi di lapangan apabila arus yang datang dari timur maupun barat mulai kembali meningkat. “Tentunya hal ini akan dilaksanakan one way apabila diperkirakan arus yang datang dari timur maupun barat mulai kembali meningkat akan kita lakukan kembali one way sepenggal,” jelasnya.
Eti juga menuturkan arus balik kendaraan di Jalur Selatan Jawa Barat ini bisa saja kembali meningkat atau landai. Lantaran jalur selatan ini memiliki karakteristik lalu lintas yang tidak mudah diprediksi.
Lihat Juga :