Nyawa 401 Ribu Orang di Dunia Melayang Akibat Wabah COVID-19

Minggu, 07 Juni 2020 - 13:22 WIB
loading...
Nyawa 401 Ribu Orang...
Foto/SINDONews/Dok/Ilustrasi
A A A
JAKARTA -
Pandemi virus Corona baru belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda. Jumlah korban jiwa di seluruh belahan dunia terus berjatuhan. Virus mematikan tersebut kini telah tersebar di 213 negara dan teritori di dunia dan menjangkiti dua kapal pesiar.

Dikutip dari situs pemantau online, Worldometers.info, Minggu (7/6/2020) korban meninggal akibat COVID-19 di seluruh dunia telah mencapai angka 401.607 jiwa dari 6.966.412 kasus. Sementara mereka yang dinyatakan sembuh angkanya mencapai 3.404.415.

Amerika Serika (AS) menjadi negara yang paling terdampak dengan jumlah kasus terbanyak dan angka kematian tertinggi di dunia. Jumlah kasus infeksi Covid-19 di AS mencapai 1.988.461 dengan jumlah kematian mencapai 112.096. (BACA JUGA: Update Corona Jabar: Positif 2.376 Kasus, Pasien Sembuh Tercatat 779 Orang )

Urutan kedua kasus infeksi terbanyak adalah Brasil dengan 673.587. Kemudian ada Rusia (458.689), Spanyol (288.390) dan Inggris (284.868) untuk melengkapi lima negara dengan jumlah kasus infeksi terbanyak di dunia.

Sedangkan untuk negara dengan jumlah kematian tertinggi di dunia setelah AS adalah Inggris (40.465), Brasil (35.957), Italia (33.846) dan Prancis (29.142). (BACA JUGA: Mei 2020 Deflasi, BI Jabar Sebut Perlu Cermati Ekonomi Jawa Barat )

Sementara itu, Indonesia mencatat rekor penambahan kasus infeksi Covid-19 tertinggi yaitu 993 kasus sehingga total menjadi 30.514 dengan 1.801 meninggal dan 9.907 dinyatakan sembuh. (BACA JUGA: Warga Cipaganti Geger, Ada Mayat Pria di Sungai Cikapundung )

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengubah sarannya tentang penggunaan masker. WHO mengatakan masker harus digunakan di depan umum untuk membantu menghentikan penyebaran virus Corona.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penerbangan Internasional...
Penerbangan Internasional dari Bandara Ahmad Yani Semarang Kembali Dibuka, Diawali Umrah
Mahasiswa di Malang...
Mahasiswa di Malang Raih Emas di Ajang Kejuaraan Taekwondo Internasional
WHO Cabut Status Kegawatdaruratan...
WHO Cabut Status Kegawatdaruratan Covid-19, Dinkes Bandung Tunggu Arahan Pusat
Komitmen Penghapusan...
Komitmen Penghapusan Rokok, Bupati Klungkung Raih Penghargaan WHO
Warga Bandung Terkonfirmasi...
Warga Bandung Terkonfirmasi Covid-19 Varian XBB, Dinkes Sebut Pasien Sudah Sembuh
Polusi Udara di Bojonegoro...
Polusi Udara di Bojonegoro Lebihi Ambang Batas WHO, Ancam Kesehatan Warga
10 Rute Penerbangan...
10 Rute Penerbangan Internasional Tersibuk di Dunia, Jakarta-Singapura Masuk Daftar
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Rekomendasi
Gus Lilur Usulkan Mahfud...
Gus Lilur Usulkan Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Masuk Kabinet Prabowo
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Berita Terkini
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved