4 Penambang Emas Liar di Madina Tewas Tertimbun Longsor

Senin, 29 November 2021 - 22:29 WIB
loading...
4 Penambang Emas Liar di Madina Tewas Tertimbun Longsor
Warga berusaha mencari korban yang tertimbun longsor di area penambangan emas ilegal, sedikitnya ada 4 korban jiwa dalam insiden itu. Foto: Istimewa
A A A
MANDAILING NATAL - Longsor yang terjadi di areal penambangan liar di Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal , Sumatera Utara sejak Kamis, (25/11/2021) lalu, kembali memakan korban .

Longsor yang masih terjadi hingga Sabtu, (27/11/2021) dilaporkan telah menewaskan 4 orang penambang liar.

Baca juga: BREAKING NEWS! OPM Serang 2 Heli TNI di Suru-suru 1 Anggota Tertembak

Kepala Polisi Sektor Lingga Bayu, AKP Jamal mengatakan, dari keempat penambang yang dilaporkan tewas, dua di antaranya tertimbun longsor di Kelurahan Tapus. Sedangkan dua lainnya di Desa Perbatasan.

"Keempat orang yang tewas sehari-hari bekerja sebagai penambang liar," kata Jamal, Senin (29/11/2021).

Jamal mengungkapkan, insiden pertama terjadi pada Kamis malam, (25/11/2021) di areal penambangan emas liar milik AG, di Kelurahan Tapus. Saat itu, kedua korban A (50) dan RR (17), sedang bekerja mencari emas dengan cara mendulang.



Baca juga: Syahwat Jahanam Sopir Angkot Setubuhi Siswi SMP Anak Pemilik Warkop hingga Hamil

"Tiba-tiba tanah yang berada di depan korban mengalami longsor dan menimbun keduanya," ujar dia.

Kejadian itu diketahui beberapa teman korban, dan berusaha menolong keduanya. Dan setengah jam dilakukan penggalian, kedua korban ditemukan sudah meninggal dunia.

Baca juga: Kalah Pilkades, Jalan Menuju Pondok Pesantren dan Rumah Ditutup

Kejadian serupa, kata Jamal terjadi dua hari berikutnya pada Sabtu, 27 November 2021 siang, Saat itu dua penambang H (35) dan K (41) di Desa Perbatasan juga ditemukan tewas setelah tertimbun longsor saat sedang beristirahat.

"Untuk kasusnya sendiri saat ini masih kita selidiki. Kita mencoba mencari adanya unsur kelalaian dalam insiden tersebut," pungkasnya.
(nic)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2972 seconds (11.252#12.26)