Terlambat Datang saat Terjadi Kebakaran, Petugas PMK di Jambi Diusir Warga
Kamis, 25 November 2021 - 16:13 WIB
loading...
Warga di Desa Kumun Hilir, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, Jambi, mengusir petugas pemadam kebakaran karena terlambat datang memadamkan api. Foto/iNews TV/Budi Utomo
A
A
A
SUNGAI PENUH - Gara-gara terlambat toba di lokasi kebakaran yang menghanguskan satu rumah warga, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Sungai Penuh, Jambi, diusir warga yang terlanjur emosi dan kecewa.
Baca juga: 4 Jam Berjibaku dengan Api, Pemadam Jinakkan Kebakaran Pabrik Dua Kelinci di Pati
Video aksi pengusiran petugas pemadam kebakaran yang dilakukan warga Desa Kumun Hilir, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh tersebut, beredar luas di media sosial. Dalam video berdurasi 59 detik itu, terdengar suara warga menyebutkan bahwa petugas pemadam kebakaran terlambat memadamkan api.
Dalam video amatir tersebut, juga terlihat warga menghadang dan memaksa armada mobil pemadam kebakaran agar mundur dari lokasi kebakaran. Salah satu warga yang turut memadamkan api, Joni Hasan menyebut, saat itu dirinya sedang mengevakuasi korban kebakaran yang meninggal dunia.
Baca juga: Mengerikan! Ibu Muda di Sukabumi Nekad Tabrakkan Diri ke Kereta hingga Kepalanya Terlepas
Warga juga tersulut emosinya, karena melihat armada mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kebakaran, ternyata kehabisan air karena air yang dibawa jumlahnya sedikit. Tidak berselang lama, datang armada pemadam kebakaran dari Kabupaten Kerinci, yang membantu memadamkan api tersebut.
Baca juga: 4 Jam Berjibaku dengan Api, Pemadam Jinakkan Kebakaran Pabrik Dua Kelinci di Pati
Video aksi pengusiran petugas pemadam kebakaran yang dilakukan warga Desa Kumun Hilir, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh tersebut, beredar luas di media sosial. Dalam video berdurasi 59 detik itu, terdengar suara warga menyebutkan bahwa petugas pemadam kebakaran terlambat memadamkan api.
Dalam video amatir tersebut, juga terlihat warga menghadang dan memaksa armada mobil pemadam kebakaran agar mundur dari lokasi kebakaran. Salah satu warga yang turut memadamkan api, Joni Hasan menyebut, saat itu dirinya sedang mengevakuasi korban kebakaran yang meninggal dunia.
Baca juga: Mengerikan! Ibu Muda di Sukabumi Nekad Tabrakkan Diri ke Kereta hingga Kepalanya Terlepas
Warga juga tersulut emosinya, karena melihat armada mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kebakaran, ternyata kehabisan air karena air yang dibawa jumlahnya sedikit. Tidak berselang lama, datang armada pemadam kebakaran dari Kabupaten Kerinci, yang membantu memadamkan api tersebut.
Lihat Juga :