Diduga Lakukan Vandalisme, 10 Anak Punk Diamankan Polisi

Senin, 13 April 2020 - 16:28 WIB
loading...
Diduga Lakukan Vandalisme,...
10 anak punk yang diduga melakukan aksi vandalisme diamankan di Polsek Lawang.Foto/ist
A A A
SURABAYA - Polda Jatim mengamankan 10 anak punk di sekitaran traffic light exit tol Lawang, Malang. Mereka diduga tergabung dalam kelompok anarko dan melakukan aksi vandalisme.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut, polisi menemukan tulisan "Bubarkan Negara" dan "Rakyat Tidak Butuh Negara" di Underpass Karanglo Singosari.

Diduga kuat dilakukan oleh kelompok anarko. Alasannya, kelompok tersebut merupakan kelompok jalanan yang diduga sering menolak kebijakan pemerintah. “Kasus ini juga mirip dengan kasus vandalisme yang ada di Tangerang Kota,” katanya, Senin (13/4/2020).

Kendati demikian, Truno mengatakan masih akan melakukan pendalaman. Penyidik akan mendalami dengan petunjuk dan bukti yang ada. Ditemukan barang bukti yang menunjukkan simbol yang sama dengan kelompok Anarko yaitu huruf A yang dilingkari.

Kemudian tulisan yang sifatnya beberapa analogi kekerasan, kebebasan dan sesat pada kaos yang mereka gunakan. “Namun mens rea (niat jahatnya) akan penyidik dalami lagi," imbuh Truno.

Truno menyayangkan adanya aksi vandalisme yang dilakukan masyarakat. Apalagi seluruh elemen masyarakat sedang konsentrasi melawan virus corona bersama pemerintah. Namun Polda Jatim tidak akan membiarkan oknum masyarakat melakukan kejahatan.

“Dalam kasus ini (vandalisme), kami mengamankan sejumlah barang bukti milik para anak punk. Ada tujuh tas yang berisikan pakaian, alat-alat mandi hingga semir sepatu. Kelompok anak punk ini sekarang masih diamankan di Polsek Lawang untuk penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati di Pati, Gus Salam Minta Pelaku Ditindak Tegas
Banyak Ungkap Kejahatan,...
Banyak Ungkap Kejahatan, Dua Perwira Reskrim Polda Jatim Raih PWI Jatim Award
Ledakan Terjadi di Masjid...
Ledakan Terjadi di Masjid Jember, Kapolda Jatim: Tidak Ada Korban
2 Pelaku Pengusiran...
2 Pelaku Pengusiran dan Perusakan Rumah Nenek Elina Ditetapkan Jadi Tersangka
Kapolri Tunjuk 6 Kombes...
Kapolri Tunjuk 6 Kombes Pol Jabat Dirreskrimsus dan Dirreskrimum, Ini Daftarnya
Pria Misterius Hancurkan...
Pria Misterius Hancurkan 12 ATM di Kuala Lumpur, tapi Tak Diambil Uangnya
Kabar Duka, Vokalis...
Kabar Duka, Vokalis Punk Legendaris Romi Jahat Meninggal Dunia
Rekomendasi
Klarifikasi Desak Made...
Klarifikasi Desak Made usai Raih Emas di Krakow: Bukan Kritik kepada Pihak Tertentu
Status Quo Jabatan Fungsional...
Status Quo Jabatan Fungsional ASN
Yamaha R6 Resmi Berhenti...
Yamaha R6 Resmi Berhenti Produksi setelah 25 Tahun Mengaspal
Berita Terkini
Puluhan Pendukung Roy...
Puluhan Pendukung Roy Suryo Hadiri Sidang Putusan Praperadilan di PN Jaksel
Pramono: Terowongan...
Pramono: Terowongan Plaza Senayan-Senayan City, Urai Macet dan Bisa Jadi Sentra UMKM
Guest House Makiyyah...
Guest House Makiyyah 2 Pangandaran Dibuka, Perkuat Layanan untuk Jemaah Haji-Umrah
Tarif Transjakarta Diusulkan...
Tarif Transjakarta Diusulkan Naik Jadi Rp5.000, Pramono: Segera Dikaji
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan 45 Persen di Hari ke-7 Penanganan
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved