Karawang Mencekam, 3 Orang Kritis Akibat Bentrok GMBI dengan LSM Karawang

Rabu, 24 November 2021 - 18:19 WIB
Karawang Mencekam, 3 Orang Kritis Akibat Bentrok GMBI dengan LSM Karawang
Suasana bentrok massa Ormas GMBI dan LSM Karawang di Jalan Interchange Karawang Barat menyebabkan 3 orang kritis. Foto/SINDOnews/Nilakusuma
A A A
KARAWANG - Bentrok dua massa Ormas di Jalan Interchange Karawang Barat, Karawang, Jawa Barat membuat 3 orang mengalami luka berat akibat sabetan senjata tajam, Rabu (24/11/21). Polisi memukulk mundur massa yang bentrok dan membawa korban ke rumah sakit.

Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono mengatakan, polisi berhasil mengamankan situasi dan membubarkan massa. Tiga orang yang mengalami kritis sudah dirawat di rumah sakit Mandaya dekat lokasi keributan. "Sudah kondusif kita sudah minta massa membubarkan diri kembali ke rumah masing-masing," katanya.

Baca juga: Ribuan Orang dari 2 Kelompok Massa Bentrok Diduga Rebutan Limbah di Karawang

Aldi menjelaskan peristiwa ribut antar ormas itu bermula dari adanya penyampaian aspirasi dari LSM GMBI kepada PT Ichie di kawasan industri KIIC. Pertemuan itu berjalan kondusif meski LSM GMBI mengerahkan banyak anggotanya.

Dalam pertemuan itu polisi mengawal sejak awal hingga selesai pertemuan. "Penyampaian aspirasi berjalan kondusif tidak ada kejadian apapun," katanya.



Namun di luar kawasan ada kelompok massa lainnya yang juga akan ke KIIC dan ditahan oleh pihak kepolisian agar tidak bertemu dengan kelompok lain. Namun saat polisi sedang melakukan pengamanan massa tiba-tiba ada satu mobil yang berasal dari Jawa Tengah dari kelompok GMBI nyasar masuk Karawang.



Mobil tersebut berjalan ke kota di mana ada kelompok massa dari aliansi LSM Karawang. "Akhirnya mereka ketemu dan dikejar oleh kelompok LSM Karawang. Kemudian terjadi bentrok yang mengakibatkan 3 orang terluka dari kelompok GMBI," katanya.

Baca juga: Resah Aksi Ormas Rebutan Limbah, Warga Cikarang Pusat Ngadu ke DPRD Bekasi

Menurut Aldi, pihaknya akan menegakan hukum dalam peristiwa ini. Pihak yang bersalah akan ditindak tegas. "Kita akan periksa dan akan menindak yang terlibat," katannya.
(shf)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1374 seconds (10.101#12.26)