PDAM Tegaskan Belum Ada Hasil Swab Positif Karyawannya
Sabtu, 06 Juni 2020 - 15:05 WIB
loading...
PDAM Surya Sembada menegaskan belum ada hasil swab positif karyawannya.Foto/dok
A
A
A
SURABAYA - Kabar adanya karyawan di PDAM Surya Sembada Kota Surabaya yang diduga positif virus Corona memunculkan kepanikan di masyarakat. Info ini cepat menyebar di media sosial serta sempat disampaikan Tim Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur.
Informasi awal, ada satu karyawan yang meninggal dunia dari tiga orang yang terkonfirmasi. Sisanya ada satu dikarantina mandiri dan satu lagi menjalani perawatan di rumah sakit. (baca juga: PDAM Kota Surabaya Terpapar Covid-19? )
Humas PDAM Surya Sembada Adi Nugroho menuturkan, semua pemberitaan itu ada yang benar dan sebagian tidak sesuai kebenaran. Dia menegaskan memang ada satu karyawan yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. Kematiannya pun belum dinyatakan positif Covid-19. Sebab, hasil swab belum ada.
Sementara untuk karyawan PDAM yang saat ini dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Pahlawan juga hasilnya belum diketahui. "Untuk yang satunya memang lagi ambil cuti tahunan, jadi itu semua penjelasannya. Itu yang saya tahu," kata Adi, Sabtu (6/6/2020).(baca juga: 22 Survivor Covid-19 Siap Donor Plasma Konvalensens di Jatim )
Ia melanjutkan, saat ini pastinya tidak ada pernyataan yang menyatakan di PDAM Surya Sembada ada penyebaran Covid-19. "Dokter Kohar selaku ketua gugus tugas penanganan Covid-19 Jatim juga menyatakan tidak ada penyebaran Covid-19 di PDAM," tegasnya.
Adi menambahkan, untuk menjaga keamanan bersama, maka 300 karyawan PDAM sudah dilakukan rapid test dan hasilnya non reaktif. Direncanakan semua karyawan akan dilakukan rapid test.(baca juga: Masih Pandemi Covid-19, Bapenda Jatim Perpanjang Program Pemutihan Pajak )
Tidak itu, pihaknya juga menerapkan sebagian karyawan bekerja di rumah sejak April. Dan juga untuk jam kerja dikurangi yang semula mulai pukul 07.30 - 16.30 WIB dan kini menjadi pukul 07.30 - 15.00. Untuk pelayanan semula pukul 08.00 - 14.00 menjadi pukul 08.00 - 11.00.
Informasi awal, ada satu karyawan yang meninggal dunia dari tiga orang yang terkonfirmasi. Sisanya ada satu dikarantina mandiri dan satu lagi menjalani perawatan di rumah sakit. (baca juga: PDAM Kota Surabaya Terpapar Covid-19? )
Humas PDAM Surya Sembada Adi Nugroho menuturkan, semua pemberitaan itu ada yang benar dan sebagian tidak sesuai kebenaran. Dia menegaskan memang ada satu karyawan yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. Kematiannya pun belum dinyatakan positif Covid-19. Sebab, hasil swab belum ada.
Sementara untuk karyawan PDAM yang saat ini dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Pahlawan juga hasilnya belum diketahui. "Untuk yang satunya memang lagi ambil cuti tahunan, jadi itu semua penjelasannya. Itu yang saya tahu," kata Adi, Sabtu (6/6/2020).(baca juga: 22 Survivor Covid-19 Siap Donor Plasma Konvalensens di Jatim )
Ia melanjutkan, saat ini pastinya tidak ada pernyataan yang menyatakan di PDAM Surya Sembada ada penyebaran Covid-19. "Dokter Kohar selaku ketua gugus tugas penanganan Covid-19 Jatim juga menyatakan tidak ada penyebaran Covid-19 di PDAM," tegasnya.
Adi menambahkan, untuk menjaga keamanan bersama, maka 300 karyawan PDAM sudah dilakukan rapid test dan hasilnya non reaktif. Direncanakan semua karyawan akan dilakukan rapid test.(baca juga: Masih Pandemi Covid-19, Bapenda Jatim Perpanjang Program Pemutihan Pajak )
Tidak itu, pihaknya juga menerapkan sebagian karyawan bekerja di rumah sejak April. Dan juga untuk jam kerja dikurangi yang semula mulai pukul 07.30 - 16.30 WIB dan kini menjadi pukul 07.30 - 15.00. Untuk pelayanan semula pukul 08.00 - 14.00 menjadi pukul 08.00 - 11.00.
Lihat Juga :