alexametrics

Hari Ini Ribuan Warga Pangkalan Bun Jalani Rapid Test Massal

loading...
Hari Ini Ribuan Warga Pangkalan Bun Jalani Rapid Test Massal
Ribuan warga Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, hari ini akan menjalani rapid test massal. Foto:Sigit Dzakwan/iNews TV
A+ A-
KOTAWRAINGIN BARAT - Ribuan warga Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, hari ini akan menjalani rapid test massal. Pelaksanaan rapid test digelar di depan Pasar Indrasari mulai pukul 06.00 WIB-15.00 WIB.

Rapid test massal ini digelar untuk menindaklanjuti Surat Gubernur Kalimantan Tengah Nomor: 360/52/GT- COVID19 tertanggal 12 Mei 2020 perihal rapid test massal di masing-masing kabupaten/kota.

“Permerintah Kabupaten Kotawaringin Barat akan melaksanakan rapid test Sabtu, 6 Juni 2020, di Pasar Indrasari Pangkalan Bun. Pelaksanaan rapid test akan dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah, Forkompinda Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala OPD Provinsi Kalimantan Tengah, dan tenaga medis dengan jumlah sekitar 25 orang,” demikin isi surat yang ditanda tangani Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng, Darliansjah.



Informasi yang didapat, target rapid test di Pasar Indrasari sekitar 1.100 orang. Selanjutnya akan digelar di salah satu pasar di Kecamatan Kumai sekitar 400 orang, dan di Pasar Karang Mulya Pangkalan Banteng 300 orang.

"Ini baru rencana, masih bisa berubah berdasarkan jumlah alat rapid yang tersedia,” ujar seorang dokter umum yang akan menjadi tenaga medis saat rapid test massal, dr Sri Wahyuni, Sabtu (6/6/2020) pagi.

Data yang dirangkum dari 13 kabupaten dan kota per 3 Juni 2020, positif Covid-19 di Kalteng sebanyak 454 kasus, terdiri dari 238 dalam perawatan, 192 dinyatakan sembuh, dan 24 meninggal.

Selain itu pasien dalam pengawasan atau PDP sebanyak 62 orang, orang dalam pemantauan atau ODP sebanyak 194 orang, serta orang tanpa gejala atau OTG sebanyak 1.304 orang.
(thm)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak