Parah, Guru Silat di Ponpes Paksa 12 Santri Onani lalu Direkam
Jum'at, 19 November 2021 - 14:56 WIB
loading...
RP (19) seorang guru silat di sebuah Ponpes di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ditangkap polisi setelah melakukan aksi cabul terhadap 12 santri laki-lakinya. (Ist)
A
A
A
OKI - RP (19) seorang guru silat di sebuah Ponpes di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ditangkap polisi setelah melakukan aksi cabul terhadap 12 santri laki-lakinya.
Kapolres OKI AKBP Dili Yanto melalui Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto mengatakan, kasus pencabulan di lingkungan Ponpes ini terungkap setelah adanya laporan dari salah satu orang tua santri.
"Orang tua korban ini awalnya curiga anak mereka mengeluh sakit di bagian kemaluan. Setelah ditanya lebih lanjut ternyata korban mengaku telah menjadi korban pencabulan guru silatnya," katanya, Jumat (19/11/2021).
Menurutnya, petugas yang menerima laporan langsung bergerak menangkap RP saat berada di area Ponpes tersebut. Dimana dari penyelidikan diketahui ada 12 santri yang telah menjadi korban pencabulan pelaku. "Semua korban adalah santri laki-laki berusia 11-13 tahun," katanya.
RP sendiri merupakan tenaga pengajar dan sudah sekitar 4 bulan mengajar ektrakulikuler pencak silat di ponpes tersebut. Para korban merupakan muridnya.
Kapolres OKI AKBP Dili Yanto melalui Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto mengatakan, kasus pencabulan di lingkungan Ponpes ini terungkap setelah adanya laporan dari salah satu orang tua santri.
"Orang tua korban ini awalnya curiga anak mereka mengeluh sakit di bagian kemaluan. Setelah ditanya lebih lanjut ternyata korban mengaku telah menjadi korban pencabulan guru silatnya," katanya, Jumat (19/11/2021).
Menurutnya, petugas yang menerima laporan langsung bergerak menangkap RP saat berada di area Ponpes tersebut. Dimana dari penyelidikan diketahui ada 12 santri yang telah menjadi korban pencabulan pelaku. "Semua korban adalah santri laki-laki berusia 11-13 tahun," katanya.
RP sendiri merupakan tenaga pengajar dan sudah sekitar 4 bulan mengajar ektrakulikuler pencak silat di ponpes tersebut. Para korban merupakan muridnya.
Lihat Juga :