Dugaan Pelecehan Mahasiswi, Polisi Periksa Dekan Unri Pakai Alat Pendeteksi Kebohongan
Selasa, 16 November 2021 - 03:36 WIB
loading...
Mahasiswa Unri berunjukrasa terkait dugaan pelecehan seksual oleh dekan. MPI/Banda Foto dok/SINDOnews
A
A
A
PEKANBARU - Polda Riau melakukan pendalaman kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami mahasiswi Universitas Riau (Unri) inisial L. Untuk mengusut kasus ini, Polda Riau menggandeng Mabes Polri.
Salah satu bentuk kerja sama adalah Polda Riau mendatangkan lie detector atau alat pendeteksi kebohongan. Selain itu operator alat juga didatangkan dari Mabes Polri. Baca juga: Kasus Pelecehan Seksual Dosen ke Mahasiswi Rata-rata Saat Bimbingan, Ini Modusnya
Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto menerangkan bahwa pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap Safri Harto dekan Fisip Unri menggunakan alat tersebut.
"Hasilnya untuk penyidikan. Sudah dilakukan pemeriksaan terhadap terlapor SH melalui pemeriksaan lie detector oleh tim Labfor Mabes Polri," kata Sunarto Selasa (16/11/2021) kepada MPI.
Sunarto menegaskan bahwa sebelumnya, pihaknya sudah memeriksa sebanyak enam saksi dalam kasus dugaan pelecehan seksual di aeral Kampus Unri itu. Kini jumlah saksi terus bertambah menjadi 11 orang.
Salah satu bentuk kerja sama adalah Polda Riau mendatangkan lie detector atau alat pendeteksi kebohongan. Selain itu operator alat juga didatangkan dari Mabes Polri. Baca juga: Kasus Pelecehan Seksual Dosen ke Mahasiswi Rata-rata Saat Bimbingan, Ini Modusnya
Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto menerangkan bahwa pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap Safri Harto dekan Fisip Unri menggunakan alat tersebut.
"Hasilnya untuk penyidikan. Sudah dilakukan pemeriksaan terhadap terlapor SH melalui pemeriksaan lie detector oleh tim Labfor Mabes Polri," kata Sunarto Selasa (16/11/2021) kepada MPI.
Sunarto menegaskan bahwa sebelumnya, pihaknya sudah memeriksa sebanyak enam saksi dalam kasus dugaan pelecehan seksual di aeral Kampus Unri itu. Kini jumlah saksi terus bertambah menjadi 11 orang.
Lihat Juga :