Rapid Test Massal Diserbu Warga, Ini Aturan Ketatnya

Jum'at, 05 Juni 2020 - 12:56 WIB
loading...
Rapid Test Massal Diserbu...
Para warga antre panjang di Terminal Keputih untuk ikut rapid test massal. SINDOnews/Aan Haryono
A A A
SURABAYA - Pelaksanaan rapid test massal di Terminal Keputih, Sukolilo Surabaya terus dipadati masyarakat dalam dua hari terakhir ini.

Mereka datang dari beberapa wilayah untuk mengikuti rapid test dan swab massal gratis yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Intelijen Negara (BIN). (Baca juga: Rapid Test di Warung Kopi, Enam Pengunjung Reaktif )

Untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan, pemkot telah menyiapkan kursi antrean panjang dengan jarak antar warga. Ratusan kursi pun berjejer dengan pengaturan jarak satu dan yang lain. Hal ini dilakukan agar warga yang akan mengikuti rapid test itu tetap menerapkan physical distancing dan protokol kesehatan.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto, mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan antrean sudah disiapkan 200 kursi bagi warga yang akan mengikuti rapid test dan swab massal.

“Kami siapkan kursi sebanyak 200 buah, mereka harus duduk dulu menunggu antrean,” kata Irvan, Jumat (5/6/2020).

Dia mengatakan, ketika warga belum mendapat kursi antrean, mereka bisa pulang dulu atau menunggu di luar. Namun, ketika menunggu di luar mereka dilarang berkelompok atau bergerombol. “Yang belum dapat kursi, kami minta menyebar. Kita larang bergerombol," kata dia.

Dalam rapid test massal yang digelar kali ini, Kepala BPB dan Linmas Surabaya menyatakan telah menyiagakan ratusan personel. Mereka bertugas mengatur warga yang datang agar tetap menerapkan physical distancing dan protokol kesehatan.

“Kami menyiagakan personel juga di luar untuk meminta mereka (warga) supaya menyebar dan tidak berkelompok,” kata dia.

Irvan menyebut, setidaknya ada 131 personel yang disiagakan. Mereka terdiri dari anggota Linmas, Satpol PP, jajaran kecamatan serta petugas dari kepolisian dan TNI. "Ini hari ketujuh rapid test dan swab massal ini," ujar dia.

Sebagai informasi, selain berlangsung di Terminal Keputih Sukolilo, hari ini rapid test dan swab massal juga dilaksanakan di Jalan Pegirian, kawasan Ampel Surabaya. Rapid test ini menggunakan Mobil PCR (polymerase chain reaction) dari BIN dengan masing-masing kuota disiapkan 500 peserta.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penghuni Rusun Penjaringan...
Penghuni Rusun Penjaringan Surabaya Swab Test Massal Usai Belasan Orang Terpapar
Ribuan ASN Pemkot Kendari...
Ribuan ASN Pemkot Kendari Jalani Rapid Test Antigen
Senin Besok Pegawai...
Senin Besok Pegawai Pemda Bangka Tengah Jalani Tes Rapid Massal
Warga Cianjur Sambut...
Warga Cianjur Sambut Antusias Baksos dan Rapid Test yang Digelar Pusterad
Anggota dan Pegawai...
Anggota dan Pegawai DPRD Gresik di-Rapid Test, Ada yang Reaktif
Terpuruk Akibat Pandemi,...
Terpuruk Akibat Pandemi, Pengusaha Sulit Gelar Tes PCR 10% Karyawan
Pengunjung dan Pedagang...
Pengunjung dan Pedagang Alun-alun Bekasi Jalani Rapid Test, Satu Orang Reaktif
Hari Kesehatan, Pemkot...
Hari Kesehatan, Pemkot Jakbar Lakukan Tracking dan Rapid Test pada 1.000 Pegawai
Libur Panjang ke Puncak,...
Libur Panjang ke Puncak, Wisatawan Bakal Dirapid Test Massal
Rekomendasi
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved