Libur Panjang ke Puncak, Wisatawan Bakal Dirapid Test Massal

Senin, 26 Oktober 2020 - 23:41 WIB
loading...
Libur Panjang ke Puncak,...
Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Satgas COVID-19 akan menggelar rapid test massal untuk wisatawan di kawasan Puncak saat libur panjang mulai Rabu 28 Oktober 2020. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Satgas COVID-19 akan menggelar rapid test massal untuk wisatawan di kawasan Puncak saat libur panjang mulai Rabu 28 Oktober 2020. Rapid test itu dilakukan guna mencegah penularan COVID-19.

"Kita ramaikan di medsos bahwa mulai 28 Oktober 2020 Satgas dan Pemkab Bogor akan mengadakan rapid tes untuk pengunjung ke Puncak. Mudah-mudahan pengunjung mempersiapkan," kata Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan, Senin (26/10/2020).

Rapid test akan digelar di tiga lokasi, yakni Simpang Gadog, Taman Wisata Matahari, dan Gunung Mas. Terkait jumlah rapid tes yang disediakan masih berkordinasi dengan Dinkes Kabupaten Bogor. (Baca juga; Pandemi Covid-19, DPRD DKI Jadikan Puncak Bogor Lokasi Pembahasan APBD Perubahan 2020 )

Iwan menambahkan, nantinya bagi wisatawan yang menunjukan hasil reaktif dari rapid test akan diminta untuk tidak melanjutkan perjalanannya. Hal ini guna memastikan kawasan Puncak tidak menjadi klaster baru penularan COVID-19 saat libur panjang nanti.

"Kita bukan menutup, tapi bagaimana masyarakat dari luar Bogor datang ke Puncak dalam posisi clear makanya ada rapid test. Kalau yang merasa ada gejala-gejala misal panas atau COVID-19 jangan memaksakan lah. Kita rapid test agar Puncak aman," ungkapnya. (Baca juga; Libur Panjang, Anies Ingatkan Warga Taati Protokol Kesehatan )

Selain itu, nantinya juga ada Satgas COVID-19 kecamatan akan berpatroli langsung ke lapangan guna memastikan tempat wisata, hotel dan restoran mematuhi protokol kesehatan. Terutama, tentang batas jumlah pengunjung yang hanya 50%.

"Kami perintahkan Satgas kecamatan untuk mengadakan patroli dan terjun ke tempat wisata untuk meyakinkan masalah 3M tidak bisa diabaikan. Okupansinya 50%, kita cek nanti. Jangan cuma kalimat tapi di lapangan tidak berlaku," tutup Iwan.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Festival Perahu Naga...
Festival Perahu Naga Bakal Meriahkan Lagi Puncak Liburan Musim Panas di Hong Kong
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Bukit Peramun Bidik...
Bukit Peramun Bidik Pasar Wisatawan Singapura dan Malaysia
Rekomendasi
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
Ironi Polestar: Dirakit...
Ironi Polestar: Dirakit di Amerika, tapi Tetap Dilarang Karena Software China
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Berita Terkini
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan, Ini Respons Polda Metro Jaya
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
Infografis
Makanan Terbaik untuk...
Makanan Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bikin Panjang Umur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved