Bupati Sibuk Tugas Luar Daerah, Capaian Vaksin di Simalungun Tak Penuhi Target

Rabu, 10 November 2021 - 05:59 WIB
loading...
Bupati Sibuk Tugas Luar...
Capain realisasi vaksin COVID- 19 yang tak sampai 40 persen, membuat Kabupaten Simalungun ditetapkan kategori level 3 PPKM oleh Kemendagri. (Ist)
A A A
SIMALUNGUN - Capain realisasi vaksin COVID- 19 yang tak sampai 40 persen, membuat Kabupaten Simalungun ditetapkan kategori level 3 PPKM oleh Kemendagri. Penetapan tersebut disesalkan ketua fraksi Nasdem DPRD Simalungun, Bernhard Damanik.

Berhard mengatakan, hal itu menunjukan Bupati Simalungun Radiapoh H Sinaga selaku ketua Satgas COVID-19 tidak bekerja dengan maksimal mendukung program pemerintah menanggulangi COVID-19.

"Jika pencapaian vaksin tidak sesuai dengan target yang ditetapkan pemerintah sehingga, ditetapkan pada level III di masa PPKM COVID- 19, berarti Bupati Simalungun selaku ketua Satgas COVID-19 tak mampu mengoptimalkan pelaksanaan vaksin", ujar Bernhard.

Bernhard khawatir jika Bupati Simalungun tidak mampu memaksimalkan pencapaian vaksin minimal dosis satu hingga sesuai target di atas 40 persen, angka kasus terkonfirmasi COVID-19 bakal melonjak dan bisa naik level 4. Baca: Ikut Pertempuran 10 November, KH Amin Asal Cirebon Disebut Tak Mempan Lemparan Bom.

"Bupati Simalungun jangan terlalu sibuk tugas luar daerah, sehingga lalai mengotimalkan penanganan COVID-19," ujar Bernhard.

Dikonfirmasi terpisah Humas Satgas COVID-19 Kabupaten Simalungun Akmal H Siregar mengatakan, penetapan status level 3 tersebut akan dibahas dalam rapat, karena sebenarnya pencapain sasaran vaksin dosis satu sudah melebihi 47 persen. Baca Juga: Geger, Warga Bungo Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kebun Sawit.

"Makanya akan dibahas dalam rapat, karena pencapiaan sasaran vaksin kabupaten Simalungun, hingga saat ini sudah di atas 40 persen yakni 47, 89 persen," ujar Akmal.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Ini Tampang 6 Anggota...
Ini Tampang 6 Anggota Sindikat Ninja Penjarah Sawit di Simalungan
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Tersangka Korupsi APD...
Tersangka Korupsi APD Covid-19, Kadinkes Sumut Ditangkap Kejaksaan
Sandiaga Uno Minta Warga...
Sandiaga Uno Minta Warga Cianjur Jaga Prokes usai Kasus Covid-19 Meningkat
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Berita Terkini
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved