Melirik Indahnya Desa Wisata Penglipuran dan Pemuteran, Surga Tersembunyi di Bali

Jum'at, 05 November 2021 - 14:16 WIB
loading...
A A A
Tak hanya itu, di daerah pantai ini Anda juga akan menjumpai penangkaran penyu yang dikelola Chris Brown. Dia bekerjasama dengan masyarakat Desa Pemuteran untuk menetaskan telur penyu di penangkaran hingga nantinya pada usia 1-2 bulan, turis yang berkunjung dapat membantu melepaskannya kelaut.

Lelah berpetualang, jangan lewatkan kesempatan berwisata kuliner dengan sensasi Cooking Class bersama Chef Ketut Arsana dari Kubuku Eco Dive Lodge and Yoga. Tak hanya menyajikan makanan yang nikmat, Anda juga dapat mencoba membuat masakan ini sendiri, tentunya dengan pengawasan dan bimbingan dari Chef Ketut.

Tak tanggung-tanggung, lima menu masakan special khas Bali akan siap menggoyang lidah Anda. Seperti halnya Jukut Keloratau Sup Kelor, Sate Lilit, Pepes Seafood, Sup Seafood, serta Pancake Suji. Nikmat sekali bukan?

Desa Pemuteran juga menawarkan produk kerajinan lokal yang unik dan sangat indah. Antara lain, yaitu kerajinan kulit kerang mutiara yang diolah menjadi beragam produk fungsional, beberapa di antaranya adalah piring, mangkok, sendok, garpu, pisau, dan lain-lain.

Berwisata ke Bali rasanya tak lengkap bila tidak mengunjungi Desa Wisata Penglipuran. Desa yang berada 45 kilometer dari Denpasar ini merupakan desa yang super rapi, bersih, dan asri.

Desa ini bahkan menjadi salah satu desa terbersih di dunia, lho! Desa Penglipuran juga memperoleh beragam penghargaan lainnya, salah satunya predikat Desa Wisata Berkelanjutan dari Kemenparekraf.

Uniknya, tata letak Desa Penglipuran terbagi menjadi tiga, yang disebut juga sebagai Tata Letak Trimandala. Pertama, yaitu kawasan Utama Mandala (Parahyangan) yang merupakan tempat para dewa bersemayam, serta tempat peribadatan.

Kedua, yaitu kawasan Madya Mandala (Pawongan) yang terdiri dari pemukiman warga. Ketiga, adalah Mista Mandala (Palemahan) yang merupakan tempat pemakaman warga Desa Penglipuran.

Sebanyak 40 persen dari lahan Desa Penglipuran dipenuhi dengan hutan bambu. Tanaman ini tumbuh subur, sebab masyarakat percaya jika hutan ini dapat melindungi desa, dan sebagai sumber resapan air untuk desa.

Bambunya pun dimanfaatkan untuk dinding dan atap rumah adat Penglipuran. Tak hanya itu, bambu juga menjadi bahan baku dari industry keben yang ada di sana. Sejatinya, keben merupakan kotak bambu untuk membawa sesajen ketika pergi ke pura.


Namun, kini keben telah mengalami modifikasi estetik. Warnanya tak lagi polos, melainkan dihiasi aneka lukisan yang indah dan menarik. Keben pun kerap digunakan pula sebagai tempat penyimpanan atau seserahan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenpar: Program Mudik...
Kemenpar: Program Mudik ke Jakarta Pemprov DKI Berdampak Positif bagi Pariwisata
Digelar Sepekan, Penjor...
Digelar Sepekan, Penjor Festival 2025 di GWK Cultural Park Sukses Besar
Desa Sidakarya Jadi...
Desa Sidakarya Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah di Kota Denpasar
Izin 229 Hotel di Bali...
Izin 229 Hotel di Bali Terancam Dicabut karena Tidak Ramah Lingkungan
Bali Tourism Awards...
Bali Tourism Awards 2025 Ajang Hadirkan Layanan dan Inovasi Industri Pariwisata
Jaga Tradisi Bali, Partai...
Jaga Tradisi Bali, Partai Perindo Sukseskan Upacara Ngayut Karangasem
MaiA Resmi Diluncurkan...
MaiA Resmi Diluncurkan Kemenpar: Era Baru Pariwisata Cerdas di Indonesia Dimulai
DPR Minta Sistem Izin...
DPR Minta Sistem Izin Usaha Pariwisata Via OSS Diperbaiki karena Hilangkan Peran Pemda
Anti-Bosan! Kemenpar...
Anti-Bosan! Kemenpar Hadirkan Atraksi Wisata Seru Lewat BBWI di Bangka Belitung
Rekomendasi
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved