Tim Pora Imigrasi Polman Rakor Bahas Pengawasan Orang Asing di Mamasa
Rabu, 03 November 2021 - 16:34 WIB
loading...
A
A
A
Rapat koordinasi ini dirangkaikan dengan pengukuhan terhadap Tim Pora untuk Kecamatan Balla, Sesena Padang, Mehalaan, Bambang, Buntu Malangka danTabulahan.
Baca juga:Hasil Rapid Test Antigen Seluruh Pegawai Imigrasi Polman Negatif Covid-19
Pembentukan Tim Pora baik di tingkat pusat maupun daerah dilakukan agar pengawasan terhadap orang asing dapat terkoordinir sesuai yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
Dalam kesempatan tersebut Kepala DivisiKeimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat, Wishnu Daru Fajar memberikan paparan terkait dengan pengawasan orang asing.
Menurut Wishnu, Kabupaten Mamasamerupakan wilayah yang memiliki nilai strategis karena berbatasan langsung dengan Tana Toraja, mempunyai potensi di bidang pariwisata dan sumber daya alam serta kaya akan budaya adat istiadat. Selain itu, Kabupaten Mamasa juga memiliki kerawanan karena wilayah yang luasdi area pegunungan atau perbukitan yang dapat memungkinkan bagi orang asing untuk bersembunyi dan datang tanpa diketahui oleh aparat pemerintah.
“Anggota Tim Pora yang terdiri dari berbagai instansi diharapkan dapat berperan aktif dalam pengawasan terhadap orang asing yang masuk ke wilayah Kabupaten Mamasa serta berupaya meningkatkan intensitas dalam berkomunikasi untuk bertukar informasi dan juga berkolaborasi antar sesama anggotanya,” tutur Wishnu.
Baca juga:Hasil Rapid Test Antigen Seluruh Pegawai Imigrasi Polman Negatif Covid-19
Pembentukan Tim Pora baik di tingkat pusat maupun daerah dilakukan agar pengawasan terhadap orang asing dapat terkoordinir sesuai yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
Dalam kesempatan tersebut Kepala DivisiKeimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat, Wishnu Daru Fajar memberikan paparan terkait dengan pengawasan orang asing.
Menurut Wishnu, Kabupaten Mamasamerupakan wilayah yang memiliki nilai strategis karena berbatasan langsung dengan Tana Toraja, mempunyai potensi di bidang pariwisata dan sumber daya alam serta kaya akan budaya adat istiadat. Selain itu, Kabupaten Mamasa juga memiliki kerawanan karena wilayah yang luasdi area pegunungan atau perbukitan yang dapat memungkinkan bagi orang asing untuk bersembunyi dan datang tanpa diketahui oleh aparat pemerintah.
“Anggota Tim Pora yang terdiri dari berbagai instansi diharapkan dapat berperan aktif dalam pengawasan terhadap orang asing yang masuk ke wilayah Kabupaten Mamasa serta berupaya meningkatkan intensitas dalam berkomunikasi untuk bertukar informasi dan juga berkolaborasi antar sesama anggotanya,” tutur Wishnu.
Lihat Juga :