Polisi Diminta Usut Ormas Penganiaya Mahasiswa Papua saat Demo di Makassar

Selasa, 02 November 2021 - 07:33 WIB
loading...
Polisi Diminta Usut...
Kepolisian diminta untuk mengusut dugaan penganiayaan dan kekerasan oleh salah satu Ormas terhadap kelompok mahasiswa Papua, belum lama ini. Foto/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar mendorong kepolisian untuk mengusut dugaan penganiayaan dan kekerasan oleh salah satu organisasi masyarakat (Ormas) terhadap kelompok mahasiswa Papua ketika melakukan aksi demonstrasi di Fly Over, Kota Makassar, belum lama ini.

Advokat Publik LBH Makassar, Andi Haerul Karim mengatakan pihaknya sudah mendapat aduan dari kelompok mahasiswa Papua tersebut. Insiden pengeroyokan itu terjadi pada Selasa (26/10/2021), sekira pukul 14.30 Wita. Enam mahasiswa mengalami luka di beberapa bagian tubuh.

Haerul menjelaskan beberapa oknum ormas tersebut berupaya membubarkan aksi demonstrasi kala itu. Mereka diduga menganiaya demonstran yang tergabung dalam Forum Solidaritas Mahasiswa Papua dengan cara mencekik, memukul dan menendang.

"Waktu itu, massa aksi hendak menuju ke titik aksi di depan Kantor DPRD Sulsel . Setelah tiba, massa aksi membentangkan spanduk dan mulai menertibkan massa aksi dengan menggunakan tali komando. Pada saat tiba di titik aksi, ormas juga sudah ada di titik aksi," katanya, Senin (1/11/2021).

Baca Juga: Perwali Digodok Benahi Pengelolaan Arsip di Kota Makassar

Di lokasi, lanjut Haerul, ormas langsung merepresi para mahasiswa. Salah satu yang mendapat kekerasan adalah koordinator lapangan aksi. "Dicekik leher dan dipukul di bibir atas hingga pecah. Setelah itu ormas menarik spanduk lalu mengelilingi massa aksi dan menarik pataka-pataka," jelasnya.

Sembari menganiaya, ormas itu juga menyuruh agar para mahasiswa membubarkan diri. Namun, masa aksi saat itu masih bertahan. Penganiayaan disaksikan dua oknum aparat penegak hukum yang saat itu bertugas di lokasi kejadian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kalla dan LBH Makassar...
Kalla dan LBH Makassar Tingkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat Pedesaan
LBH-Kontras Minta Kapolda...
LBH-Kontras Minta Kapolda Tuntaskan Empat Kasus Extra Judicial Killing
Kapolda Baru Ditantang...
Kapolda Baru Ditantang Selesaikan Kasus Kekerasan Aparat ke Warga Sipil
Rekomendasi
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Berita Terkini
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved