Bupati Maros Kembali Lakukan Mutasi, 40 Pejabat Dilantik
Senin, 01 November 2021 - 18:11 WIB
loading...
Bupati Maros, AS Chaidir Syam melantik dan mengambil sumpah jabatan 40 pejabat dan pengawas, Senin (1/11). Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Bupati Maros , AS Chaidir Syam melantik 40 orang untuk jabatan administrator dan pengawas lingkup Pemerintah Kabupaten Maros. Pelantikan dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Senin (1/11).
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini adalah kali kelima dilakukan di masa pemerintahan AS Chaidir Syam bersama Wakil Bupati Suhartina Bohari.
Baca juga:10 Bulan Berjuang, Kabupaten Maros Akhirnya Zero Kasus Covid-19
Menurut Bupati Maros, AS Chaidir Syam , ini adalah bentuk penataan organisasi pemerintahan. Penataan ini berdasarkan data PNS yang sudah mencapai masa purnabakti, juga dari hasil penilaian kinerja.
"Total 40 pegawai negeri sipil (PNS) dilantik pada jabatan yang baru. PNS yang dilantik ini, kebanyakan berasal dari eselon IIIA dan eselon IIIB," jelasnya.
Mantan Ketua DPRD ini juga menjelaskan, meskipun masih disebut eselon IIIA dan IIIB, sebenarnya sekarang tidak lagi ada perbedaan. Antara eselon IIIA, IIIB, semuanya setara, cukup disebut eselon III.
Baca juga:Cegah Stunting, Pemkab Maros Sosialisasi Konsumsi Makanan Protein
"Sebenarnya ini bukan promosi, tapi hanya pergeseran. Eselon IIIA dan IIIB sekarang tidak berbeda, ini sederajat. Jadi yang ada saat ini eselon III, eselon II, dan eselon IV," jelasnya.
Pada mutasi kelima ini, terlihat ada ASN yang baru saja dilantik beberapa bulan lalu tapi kembali dilantik. Chaidir memberi penjelasan, ini dilakukan berdasarkan penilaian kinerjanya.
"Kami kembali melihat di mana dia bisa bekerja secara maksimal. Bisa memaksimalkan apa yang dilakukan selama masa jabatan ASN-nya," ujarnya.
Baca juga:Wabup Maros Minta Dinas Pertanian Perhatikan Petani Kopi di Mallawa
Sejak awal pergeseran tutur Chaidir , dari BKPSDM sudah mulai melakukan track rekord untuk menilai kinerjanya. Dirinya menegaskan, tidak akan segan untuk menggeser pejabatnya jika terlihat tidak maksimal dalam bekerja.
"Penilaian akan terus dilakukan, jika hari ini dia menempati jabatan tapi dalam penilaian tidak bekerja secara maksimal, bisa saja kami geser kembali," tegasnya.
Chaidir kembali menjelaskan, ke depan pada bulan Januari, eselon IV pun sudah beralih ke jabatan fungsional.
Baca juga:PLN Hadirkan Program Listrik untuk Sektor Petani di Maros
Chaidir juga menambahkan, saat ini, masih ada sembilan jabatan yang kosong, kesemuanya ini adalah eselon II. Beberapa Perangkat Daerah (PD) yang kosong diantaranya Dinas Pendapatan Umum, Dinas Kesehatan, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Keuangan Daerah, Dinas Perpustakaan, dan beberapa dinas lainnya.
"Untuk jabatan yang lowong akan ditindaklanjuti dengan lelang jabatan secara terbuka, tim pansel kita sudah bentuk. Hari ini tim pansel akan melakukan pertemuan untuk mengatur schedule, insyaallah minggu ini akan diumumkan jadwalnya," ungkap Chaidir .
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini adalah kali kelima dilakukan di masa pemerintahan AS Chaidir Syam bersama Wakil Bupati Suhartina Bohari.
Baca juga:10 Bulan Berjuang, Kabupaten Maros Akhirnya Zero Kasus Covid-19
Menurut Bupati Maros, AS Chaidir Syam , ini adalah bentuk penataan organisasi pemerintahan. Penataan ini berdasarkan data PNS yang sudah mencapai masa purnabakti, juga dari hasil penilaian kinerja.
"Total 40 pegawai negeri sipil (PNS) dilantik pada jabatan yang baru. PNS yang dilantik ini, kebanyakan berasal dari eselon IIIA dan eselon IIIB," jelasnya.
Mantan Ketua DPRD ini juga menjelaskan, meskipun masih disebut eselon IIIA dan IIIB, sebenarnya sekarang tidak lagi ada perbedaan. Antara eselon IIIA, IIIB, semuanya setara, cukup disebut eselon III.
Baca juga:Cegah Stunting, Pemkab Maros Sosialisasi Konsumsi Makanan Protein
"Sebenarnya ini bukan promosi, tapi hanya pergeseran. Eselon IIIA dan IIIB sekarang tidak berbeda, ini sederajat. Jadi yang ada saat ini eselon III, eselon II, dan eselon IV," jelasnya.
Pada mutasi kelima ini, terlihat ada ASN yang baru saja dilantik beberapa bulan lalu tapi kembali dilantik. Chaidir memberi penjelasan, ini dilakukan berdasarkan penilaian kinerjanya.
"Kami kembali melihat di mana dia bisa bekerja secara maksimal. Bisa memaksimalkan apa yang dilakukan selama masa jabatan ASN-nya," ujarnya.
Baca juga:Wabup Maros Minta Dinas Pertanian Perhatikan Petani Kopi di Mallawa
Sejak awal pergeseran tutur Chaidir , dari BKPSDM sudah mulai melakukan track rekord untuk menilai kinerjanya. Dirinya menegaskan, tidak akan segan untuk menggeser pejabatnya jika terlihat tidak maksimal dalam bekerja.
"Penilaian akan terus dilakukan, jika hari ini dia menempati jabatan tapi dalam penilaian tidak bekerja secara maksimal, bisa saja kami geser kembali," tegasnya.
Chaidir kembali menjelaskan, ke depan pada bulan Januari, eselon IV pun sudah beralih ke jabatan fungsional.
Baca juga:PLN Hadirkan Program Listrik untuk Sektor Petani di Maros
Chaidir juga menambahkan, saat ini, masih ada sembilan jabatan yang kosong, kesemuanya ini adalah eselon II. Beberapa Perangkat Daerah (PD) yang kosong diantaranya Dinas Pendapatan Umum, Dinas Kesehatan, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Keuangan Daerah, Dinas Perpustakaan, dan beberapa dinas lainnya.
"Untuk jabatan yang lowong akan ditindaklanjuti dengan lelang jabatan secara terbuka, tim pansel kita sudah bentuk. Hari ini tim pansel akan melakukan pertemuan untuk mengatur schedule, insyaallah minggu ini akan diumumkan jadwalnya," ungkap Chaidir .
(luq)
Lihat Juga :