Kisah Bupati Jogja Tan Jin Sing, Bantu Ayah Diponegoro Jadi Raja dan Mengeksplorasi Candi Borobudur

Jum'at, 22 Oktober 2021 - 10:39 WIB
loading...
Kisah Bupati Jogja Tan...
Foto koleksi Tropenmuseum menggambarkan sosok Kapiten Tionghoa, Tan Jin Sing yang diangkat menjadi Bupati Jogjakarta pada 18 September 1813 oleh Thomas Stamford Bingley Raffles. Foto/wikipedia
A A A
Kejutan besar terjadi saat Kraton Jogjakarta dipimpin Sultan Hamengkubuwono III. Penguasa Mataram itu, menunjuk keturunan Tionghoa, Kapiten Tan Jin Sing sebagai Bupati Jogja. Penangkatan bupati kontroversial ini, juga atas campur tangan dan tekanan Inggris.

Baca juga: Sejak Belia Diponegoro Sudah Muak dengan Tekanan Politik Belanda ke Keraton Jogjakarta

Dalam sejumlah catatan sejarah, Tan Jin Sing diangkat menjadi Bupati Jogja pada 18 September 1813 atas perintah Thomas Stamford Bingley Raffles kepada Sultan Hamengkubuwono III. Sejak menjabat sebagai Bupati Jogja, Tan Jin Sing bergelar Kanjeng Raden Tumenggung Secadiningrat.



Peneliti Pangeran Diponegoro, Peter Carey dalam bukunya yang berjudul "Takdir Riwayat Pangeran Diponegoro 1785-1855", disebutkan sebagai Bupati Jogja, Tan Jin Sing mendapatkan tanah jabatan 800 cacah, yang sebagian besar berlokasi di Lowanu, di sebelah timur Bagelen.

Baca juga: Aceh Gempar, Beredar Video Warga Beramai-ramai Rekam Harimau Liar di Kebun Sawit

Sejak lama Tan Jing Sing memiliki hubungan baik dengan ayah Pangeran Diponegoro, Raden Mas Surjo sebelum naik tahta menjadi Sultan Hamengkubuwono III. Tan Jin Sing juga membantu Raden Mas Surjo menggulingkan Sultan Hamengkubuwono II atas campur tangan Inggris.

Dalam surat penunjukan Tan Jing Sing sebagai Bupati Jogja yang ditandatangani oleh Sultan Hamengkubuwono III, secara tegas disebutkan bahwa Tan Jin Sing diberi gelar Kanjeng Raden Tumenggung Secadiningrat, sebagai penghargaan atas pengabdiannya kepada Inggris.

Langkah pemilihan bupati yang bukan dari orang dalam istana, dan bukan keturunan Jawa ini sontak memicu kontroversi. Sebab belum pernah ada cerita seorang Kapiten Tionghoa diberi jabatan yang demikian tinggi, di lingkungan Keraton Jogjakarta.

Baca juga: BREAKING NEWS! Gempa M=5,3 Guncang Malang Raya, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Tan Jing Sing yang lahir tahun 1760 tersebut, sebelumnya merupakan Kapiten Tionghoa yang berada di wilayah pesisir utara Jawa, tepatnya di daerah Kedu, pada tahun 1793-1803. Kemudian menjadi Kapiten Tionghoa di Jogjakarta, pada tahun 1803-1813. Tugasnya sebagai pemungut pajak.

Akibat kontroversi pengangkatannya sebagai Bupati Jogja, kala itu Tan Jin Sing terus menerima olok-olokan khas Jogja. "Tidak lagi China, Belanda belum, Jawa pun tanggung". Bahkan, digambarkan sang bupati 'asing' ini mirip dengan kondisi orang Jawa yang menerima pendidikan asing, seperti putra-putra Suro Adimenggolo.

Tetapi terlepas dari begitu kontroversinya penunjukan bupati dari etnis Tionghoa kala itu, Tan Jin Sing masih dapat membina hubungan baik dengan Diponegoro. Dalam tahun-tahun meletusnya Perang Jawa, para pengawal pribadi Pangeran Diponegoro diberi makan oleh Tan Jin Sing.

Baca juga: Jumat Legi Malang Raya Diguncang Gempa Bumi, Warga Sampai Gemetaran

Bahkan, saat memerintah Tan Jin Sing juga mengambil sikap netral terhadap intrik-intrik di dalam keraton yang sangat menjangkiti kesultanan pada dekade sebelum perang. Namun tetap saja penunjukannya sebagai pejabat penting keraton dipandang oleh banyak kalangan di Jogjakarta, sebagai rangkaian fase kemerosotan wibawa dan kemerdekaan kesultanan.

Tan Jing Sing menjadi cikal bakal hadirnya keturunan Tionghoa di dalam lingkungan Keraton Jogjakarta. Yakni, Trah Secodiningrat, serta dua keturunan lainnya, Trah Honggodrono, dan Trah Kartodirjo

Di balik semua kontroversialnya, Tan Jin Sing juga tercatat memiliki jasa besar dalam mengeksplorasi Candi Borobudur hingga kini dikenal dunia. Pada awalnya Candi Borobudur ditemukan oleh anak buah Tan Jin Sing, lalu Tan Jin Sing meminta bantuan Raffles merestorasi candi bersejarah itu.

sumber: wikipedia
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Rayakan HUT ke-4, Next...
Rayakan HUT ke-4, Next Hotel Yogyakarta Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Eurasia Clinic Hair...
Eurasia Clinic Hair Transplant Siap Jadi Klinik Nomor 1 di Indonesia
Bangun Museum Peranakan...
Bangun Museum Peranakan Tionghoa di Glodok, Pramono: Bakal Terintegrasi dengan MRT
Masjid Jogokariyan Bagikan...
Masjid Jogokariyan Bagikan 3.800 Takjil Setiap Hari selama Ramadan 2026, Menu Opor Ayam hingga Tongseng
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Rekomendasi
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Don Ritto Jadi Tersangka...
Don Ritto Jadi Tersangka Kasus Korupsi yang Jerat Eks Jampidsus, Ditahan di Rutan Polda
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Berita Terkini
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved