Tipu 208 Orang Lewat Arisan Online, Perempuan Ini Rugikan Korban Rp2 Miliar

Selasa, 19 Oktober 2021 - 15:22 WIB
Tipu 208 Orang Lewat Arisan Online, Perempuan Ini Rugikan Korban Rp2 Miliar
Tersangka GSR ditangkap Ditreskrimsus Polda Jateng, terkait kasus penipuan arisan online. Foto/Dok.Ditreskrimsus Polda Jateng
A A A
SEMARANG - Perempuan berinisial GSR (24) diringkus tim dari Ditreskrimsus Polda Jateng. Warga Dusun Wates RT 4 RW 4 Kelurahan Wates, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jateng tersebut melakukan penipuan lewat arisan online.

Baca juga: Puluhan Emak-emak Korban Arisan Online Geruduk Rumah Guru di Bekasi

Menurut data Ditreskrimsus Polda Jateng, aksi tersangka dilakukan melalui unggahan di media sosial Instagram, dan media komunikasi WhatsApp (WA). Berupa ajakan untuk mengikuti arisan online.





Dalam unggahannya, GSR menyertakan tulisan "opslot lebih untung drpda ikut get arisan karena langsung get tanpa masuk grup dll..insyallah amanah 100%, dan menghasilkan keuntungan dari para member yang mengikuti arisan online tersebut,".

Baca juga: Gadis-gadis Cantik Asyik Bersetubuh Tanpa Pakaian Diringkus Satpol PP di Kamar Indekos

Tak main-main, aksi GSR ini mampu menggaet sebanyak 208 orang korban dengan total nilai kerugian sebanyak Rp2 miliar. Aksi penipuan tersangka, akhirnya diselidiki oleh Ditreskrimsus Polda Jateng, setelah ada laporan dari korban Nomor: LP/B/441/IX/2021/SPKT/Polda Jateng, tanggal 21 September 2021.

Ditreskrimsus Polda Jateng, mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP.Sidik/1162/IX/2021/Ditreskrimsus, tanggal 22 September 2021. Dari hasil penyelidikan sementara, tersangka GSR ternyata melakukan aksinya dalam kurun waktu Agustus-September 2021.

Dari keterangan GSR, arisan online ini dapat dipercaya dengan keutungan antara Rp250 ribu-Rp3,1 juta dalam jangka waktu 4-5 hari. Kemudian pada tanggal 13 Agustus 2021, sekitar pukul 08.49 WIB saksi korban mulai melakukan transaksi dengan mentransfer uang untuk ikut arisan online.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1000 seconds (10.177#12.26)