Mengerikan, Nelayan di Konawe Simpan 150 Kg Bahan Peledak

Selasa, 19 Oktober 2021 - 06:24 WIB
loading...
Mengerikan, Nelayan...
Ratusan kilogram bahan peledak disita Ditpolairud Polda Sulawesi Tenggara, dari tangan seorang nelayan di Desa Soropia, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Foto/iNews TV/Febriyono Tamenk
A A A
KONAWE - Pria berinisial AM yang berprofesi sebagai nelayan di perairan Buton utara, tak berkutik setelah diringkus anggota Dipolairud Polda Sulawesi Tenggara. Warga Desa Soropia, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe ini, kedapatan memiliki 150 kg bahan peledak.

Baca juga: Tersangka Ledakan Dahsyat Bom Ikan di Pasuruan Jadi 4 Orang

Bahan peledak tersebut, digunakan AM untuk membuat bom ikan. Penangkapan ikan dengan menggunakan bom tersebut, sering dilakukannya di perairan Butom utara. Dia tertangkap saat polisi melakukan razia rutin.



Saat diringkus polisi, AM telah mengemas bahan peladak itu ke dalam puluhan botol kaca dan belasan jerigen ukuran lima liter. "Pelaku menggunakan bahan peledak ini untuk mengebom ikan di laut. Kami langsung menangkapnya," ujar Kasubdit Gakum Ditpolairud Polda Sulawesi Tenggara, AKBP Rully Indra Wijayanto.

Baca juga: Kisah Romantis Bung Tomo, Macan Podium yang Jatuh Cinta pada Wanita Cantik Bernama Sulistina

Penangkapan ikan dengan menggunakan bom telah dilarang oleh pemerintah, karena dapat merusak ekosistim laut, terumbu karang, dan matinya ikanikan kecil. Akibat perbuatanya pelaku di jerat UU Darurat No. 12/1951 tentang bahan peledak dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
BMKG Ingatkan Potensi...
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi hingga 13 Mei 2026
Ingin Nelayan Sejahtera,...
Ingin Nelayan Sejahtera, Prabowo: Bukan Kapal Asing yang Ambil Ikan di Laut Kita
Prabowo Tinjau Kampung...
Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo: Saya Ingin Nelayan Sejahtera!
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Rekomendasi
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Berita Terkini
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Truk Rem Blong di Bekasi Timur, 1 Orang Tewas dan 5 Luka
Kecelakaan Maut Truk...
Kecelakaan Maut Truk Tabrak Sejumlah Motor di Bekasi, Polisi Periksa Saksi dan CCTV
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved