Situasi COVID-19 di Jatim, 34 Kabupaten dan Kota Masuk Level 1
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 00:53 WIB
loading...
Sebanyak 34 kabupaten dan kota di Jawa Timur masuk kategori PPKM Level 1.Foto/ilustrasi
A
A
A
SURABAYA - Berdasarkan hasil asesmen situasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 13 Oktober 2021, ada 34 kabupaten/kota di Jawa Timur yang masuk Level 1.
Sementara itu, situasi COVID-19 di empat daerah lainnya masih berada pada Level 2. Empat daerah itu adalah Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Kabupaten Jember, dan Kota Malang.
Baca juga: Siti Zahra Ditemukan, Korban Tewas Susur Sungai Mts Harapan Baru Ciamis Jadi 11 Santri
“Alhamdulillah, situasi Jawa Timur semakin membaik hari ke hari. Kondisi ini harus disyukuri dengan cara tetap menjaga protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi. Hanya tinggal 4 kabupaten/kota level 2, mudah-mudahan minggu depan sudah tidak ada lagi daerah yang berstatus level 2, semoga semuanya segera berada di level 1,” kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Jumát (15/10/2021).
Khofifah menyebut, asesmen level dari Kemenkes merupakan syarat awal yang mempengaruhi penilaian Level PPKM yang tertuang pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri). Asesmen Kemenkes tersebut, kata dia, menilai enam parameter. Yakni kasus konfirmasi, pasien yang menjalani rawat inap, angka kematian, serta jumlah testing, tracing, dan treatment yang dilakukan secara massif dan terukur.
Sementara itu, situasi COVID-19 di empat daerah lainnya masih berada pada Level 2. Empat daerah itu adalah Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Kabupaten Jember, dan Kota Malang.
Baca juga: Siti Zahra Ditemukan, Korban Tewas Susur Sungai Mts Harapan Baru Ciamis Jadi 11 Santri
“Alhamdulillah, situasi Jawa Timur semakin membaik hari ke hari. Kondisi ini harus disyukuri dengan cara tetap menjaga protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi. Hanya tinggal 4 kabupaten/kota level 2, mudah-mudahan minggu depan sudah tidak ada lagi daerah yang berstatus level 2, semoga semuanya segera berada di level 1,” kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Jumát (15/10/2021).
Khofifah menyebut, asesmen level dari Kemenkes merupakan syarat awal yang mempengaruhi penilaian Level PPKM yang tertuang pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri). Asesmen Kemenkes tersebut, kata dia, menilai enam parameter. Yakni kasus konfirmasi, pasien yang menjalani rawat inap, angka kematian, serta jumlah testing, tracing, dan treatment yang dilakukan secara massif dan terukur.
Lihat Juga :