Wabup Bojonegoro Laporkan Bupati ke Polisi, PDIP Jatim Minta Dicabut

Kamis, 14 Oktober 2021 - 19:12 WIB
loading...
Wabup Bojonegoro Laporkan Bupati ke Polisi, PDIP Jatim Minta Dicabut
Ketua DPD PDIP Jawa Timur Kusnadi telah memanggil Wabup Bojonegoro Budi Irawanto dan meminta untuk mencabut laporan terhadap Bupati Bojonegoro Anna Muawanah. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A A A
SURABAYA - Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi memanggil Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Budi Irawanto dan meminta untuk mencabut laporan terhadap Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah. Orang nomor satu di Bojonegoro dilaporkan ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik.

"Mas Wawan (Budi Irawanto) sudah kita panggil. Harapan kita dicabut saja (laporan tersebut), dilihat masyarakat tidak elok. Kita upaya terus mediasi, kalau dengan Bu Ana kita gak bisa karena bukan kader kita. Mas Wawan kader kita, kita gak bela Bu Ana, kita melindungi Mas Wawan," katanya, Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Hubungan Memanas, Wabup Bojonegoro Laporkan Bupati ke Polisi Gegara Harga Diri Disinggung di Grup WA

Kusnadi menjelaskan, konflik antara Wabup Bojonegoro Budi Irawanto dengan Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah tidak menguntungkan dari sisi manapun. Pihaknya juga menampik, PDIP lebih membela Bupati Ana.

"Mas Wawan kita mencabut (laporan), karena itu delik aduan. Tentunya ya konsekuensinya kalau gak mencabut bagaimana ke depannya, apa mau tetap sama Bu Ana atau sama lainnya?," imbuhnya.

Disisi lain, lanjut dia, PDIP Jatim sudah berkoordinasi dengan Polda Jatim terkait laporan Wawan. Dari pihak Wawan sendiri sejauh ini belum ada laporan untuk mencabut. Namun situasi sekarang sudah mereda.

"Pihak kepolisian sudah mencoba mendamaikan terlebih dahulu, karena delik aduan. Karena kan tidak elok pemimpin berkelahi," tandasnya.

Baca juga: Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro Berseteru, Khofifah Pilih Bungkam

Diketahui, perseteruan Budi Irawanto dan Anna Mu'awanah memuncak setelah pada Kamis (9/9/2021), Wawan, melaporkan Anna Mu'awanah ke Polres Bojonegoro.

Wawan melaporkan Anna terkait dugaan pencemaran nama baik setelah dia merasa tersinggung dengan pernyataan Anna di sebuah grup WhatsApp (WA). Wawan sendiri terhitung sebagai kader PDIP.

Kasus ini bermula saat Wawan mempertanyakan validitas jumlah pasien COVID-19 di Bojonegoro dalam grup WA pada 6 Juli 2021. Menurut Wawan, pertanyaan itu muncul karena data pasien COVID-19 di Kabupaten Bojonegoro yang dilaporkan ke publik berbeda dengan data di lapangan.

Bupati Anna yang menjadi admin grup itu membalas pertanyaan itu dengan jawaban yang dinilai Wawan menyinggung pribadinya dan keluarga.
(shf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1797 seconds (11.97#12.26)